Budiman Sudjatmiko Sebut MBG Harus Tetap Jalan: Jika Dihentikan, Prabowo Langgar Janji Kampanye

SEMARANG, METROSUKABUMI.com – Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko berpandangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus tetap dijalankan karena merupakan janji kampanye Presiden Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Budiman usai menghadiri dialog bertema Kritis Menuju Indonesia Emas atau Cemas? Membaca Kinerja Pemerintah dan Arah Masa Depan Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (12/6/2026).

Eks politikus PDI Perjuangan itu menyatakan, penghentian program MBG justru akan menyalahi undang-undang sekaligus mengingkari janji Prabowo untuk memperbaiki gizi anak sekolah.

“Itu janji kampanye. Kalau berhenti maka Pak Presiden melanggar janji, melanggar undang-undang,” kata Budiman.

Dia menilai program MBG diperlukan karena masyarakat di berbagai daerah masih kekurangan gizi. Kondisi kurang gizi disebutnya membuat Indonesia tertinggal dari negara-negara lain di tengah perkembangan zaman.

“Saya katakan masyarakat kita adalah masyarakat yang kurang gizi. Masyarakat kita sedang hadapi era baru, dibanding negara lain kita masih ketinggalan,” kata Budiman, dikutip Antara.

Di lain sisi, dia membantah kritik dari kalangan mahasiswa yang menilai program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih tidak pro-rakyat. Menurutnya, dua program prioritas Prabowo tersebut mewujudkan nilai-nilai keadilan sosial.

Meskipun demikian, Budiman mengaku memahami kritik terhadap program MBG yang semakin deras, terutama setelah eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana terjerat kasus korupsi.

Namun, dia menekankan, kritik seharusnya mengarah pada perbaikan pengelolaan MBG di tiap daerah.

Sumber: KOMPAS.tv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *