SUKABUMI – Aksi bentrokan antara warga dan gerombolan bermotor pecah di sekitar perempatan Jalan Ciandam dan Jalan Sarasa hingga Jalur Lingkar Selatan, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Jumat (27/2). Keributan terjadi di tengah ramainya warga yang tengah berburu takjil.
Berdasarkan keterangan saksi mata, peristiwa bermula saat puluhan pemuda bermotor melintas secara konvoi sambil mengarak bendera. Mereka disebut-sebut bersikap arogan, hilir mudik di jalan raya dan membuat resah masyarakat sekitar.
“Konvoi sambil bawa bendera. Ada yang kelihatan bawa senjata tajam. Bahkan sempat melukai warga,” ujar Anwar, seorang pedagang di lokasi kejadian.
Melihat situasi memanas, warga sekitar berinisiatif menghadang rombongan tersebut. Sejumlah warga bersiaga menggunakan balok dan benda tumpul lainnya. Ketegangan tak terhindarkan ketika gerombolan bermotor melintas di perempatan Jalan Ciandam–Sarasa.
Bentrokan pun pecah. Kedua kubu terlibat aksi saling pukul. Suasana makin ricuh ketika kawanan bermotor menyalakan petasan di tengah kerumunan pembeli takjil yang mayoritas ibu-ibu dan anak-anak. Kepanikan langsung terjadi.
“Petasan dinyalakan di tengah keramaian. Warga yang sudah emosi makin tersulut,” kata Anwar.
Warga yang geram kemudian mengejar para pelaku. Puluhan anggota gerombolan bermotor berhamburan melarikan diri ke berbagai arah. Bahkan, beberapa di antaranya dilaporkan saling bertabrakan saat kabur.
Satu orang pemuda yang diduga bagian dari rombongan tersebut berhasil diamankan warga. Ia sempat menjadi sasaran amuk massa hingga mengalami luka lebam.
“Diamankan di salah satu bengkel supaya tidak makin parah. Banyak yang sudah emosi. Untung cepat hubungi polisi,” tambahnya.
Tak lama berselang, aparat dari Polsek Cibeureum tiba di lokasi dan mengamankan pemuda tersebut ke kantor polisi guna menghindari aksi massa yang lebih brutal. Sepeda motor milik terduga pelaku menyusul diamankan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait jumlah korban maupun tindak lanjut atas peristiwa tersebut. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pemicu pasti bentrokan.












