CIBADAK – Suasana macet di depan Masjid Darul Matin, Kecamatan Cibadak, Sabtu (28/3) malam, mendadak berubah mencekam.
Sebuah ban truk tronton tiba-tiba terlepas, menggelinding liar, lalu menghantam gerobak kopi di pinggir jalan. Dua pedagang yang berada di lokasi langsung terpental dan terluka.
Insiden itu terjadi saat arus kendaraan padat merayap. Ban berukuran besar tersebut meluncur tanpa kendali dari badan jalan menuju trotoar, menabrak gerobak hingga hancur berantakan.
Baca Juga : Niat Pulang Liburan Berujung Duka, Ibu Dua Anak Tewas Terlindas Truk di Cibadak
Dua korban yang mengalami luka-luka segera dievakuasi warga dan dilarikan ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan medis.
Saksi mata, Faisal, mengatakan situasi berubah dalam hitungan detik. Ia awalnya hanya mendengar teriakan panik dari pengguna jalan.
“Orang-orang tiba-tiba teriak ada ban lepas. Pas saya lihat, bannya sudah menggelinding cepat dan langsung menghantam gerobak kopi,” kata Faisal.
Baca juga: Gagal Nyalip, Pengendara Beat Tewas Terlindas Truk Sumbu Tiga di Cibadak
Benturan keras membuat gerobak terseret dan korban jatuh tersungkur. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berlarian menolong sambil menghentikan arus kendaraan.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi segera mengamankan sopir truk untuk dimintai keterangan. Sementara ban yang terlepas diamankan di posko Damkar Cibadak sebagai barang bukti.

Insiden ini menjadi kejadian kedua dalam waktu berdekatan yang melibatkan truk sumbu tiga di wilayah Kecamatan Cibadak. Padahal, kendaraan bertonase besar tersebut masih dalam masa pembatasan operasional.
Sebelumnya, seorang ibu yang baru pulang berwisata tewas terlindas truk sumbu tiga di depan kantor Samsat Cibadak. Rentetan peristiwa ini membuat warga semakin resah dengan masih banyaknya truk besar yang nekat melintas di jalur padat tersebut.
Warga berharap aparat tidak hanya melakukan penindakan setelah kejadian, tetapi juga memperketat pengawasan di lapangan agar insiden serupa tidak terus berulang.










