SUKABUMI – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sukabumi kembali menggelar Bazar Culinary Ramadhan 1447 Hijriah di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Komplek Gelanggang Cisaat, Senin (2/3). Kegiatan yang menggandeng Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi itu melibatkan 35 pelaku UMKM, mayoritas bergerak di sektor kuliner.
Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan, bazar tersebut merupakan bentuk ikhtiar nyata pemerintah daerah dalam memajukan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM. Selain menjadi ajang promosi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan menu berbuka puasa.
“Selain solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan takjil, bazar ini pun menjadi sarana promosi produk unggulan Kabupaten Sukabumi agar dikenal lebih luas,” ujarnya saat membuka acara.
Baca Juga : Viral di Medsos, Oknum Ojol di Sukabumi Dipergoki Curi Uang Majikan
Menurutnya, dukungan masyarakat sangat menentukan keberhasilan UMKM. Karena itu, ia mengajak warga untuk turut menyukseskan bazar dengan membeli produk-produk lokal.
“Mari kita cintai dan bangga menggunakan produk saudara kita sendiri,” ucapnya.

Bupati juga berpesan kepada para pelaku UMKM agar terus menjaga kualitas dan meningkatkan daya saing produk. Momentum Ramadhan, kata dia, harus dimanfaatkan untuk mendorong inovasi dan kreativitas.
“Jadikan momentum ini untuk meningkatkan mutu dan kreasi produk dengan berbagai inovasi, sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
Baca Juga : Dapur MBG Disiapkan untuk Warga Terdampak Pergerakan Tanah Bantargadung Sukabumi
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Sukabumi Rina Rosmaniar Japar menyebut bazar ini sebagai peluang bagi pelaku UMKM untuk naik kelas dan memperluas jejaring usaha. Ia optimistis produk lokal Sukabumi mampu menjadi tuan rumah di daerah sendiri.
“Buktikan produk Kabupaten Sukabumi mampu bersaing dan menjadi kebanggaan masyarakat,” katanya.
Kegiatan yang direncanakan berlangsung hingga 8 Maret 2026 itu juga dimeriahkan dengan berbagai agenda pendukung seperti lomba mewarnai anak, penampilan musik Islami, dan hiburan lainnya. Panitia berharap, selain menggeliatkan transaksi ekonomi selama Ramadhan, bazar ini juga memperkuat kebersamaan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.












