MHQ Jannatul Firdausi ke-8 Resmi Ditutup, Bupati Asep Japar Tekankan Visi Sukabumi Mubarakah

SUKABUMI – Suasana hangat menyelimuti Perumahan Mangkalaya Residence, Minggu (1/3). Ratusan warga memadati lokasi penutupan Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) Jannatul Firdausi ke-8 yang digagas DKM Al Mahfudyah. Kehadiran Asep Japar disambut antusias masyarakat.

Bukan hanya karena agenda keagamaan tersebut, warga juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan infrastruktur yang mulai dirasakan. Perbaikan jalan di dalam dan luar perumahan dinilai membantu mobilitas sehari-hari.

“Terima kasih Pak Bupati, kami warga Perum Mangkalaya Residence telah merasakan program bapak. Jalan sudah diperbaiki di dalam dan luar perum, meskipun belum semuanya,” ujar H. Uka mewakili warga.

Dalam kesempatan itu, H. Uka menegaskan komitmen masyarakat untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Kami bertekad mendukung program bupati demi Sukabumi Mubarakah,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Asep Japar menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat selama satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Andreas. Ia mengakui masih banyak kekurangan yang harus dibenahi.

“Kami menyadari masih banyak kekurangan. Namun kami akan terus berjuang memajukan Kabupaten Sukabumi. Mohon doa agar terwujud Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” ungkapnya.

Baca juga : Muhibah Ramadan 1447 H Digelar di 12 Titik, Fokus Serap Aspirasi dan Bantu Warga Terdampak Bencana

Pada penutupan MHQ yang diikuti ratusan peserta itu, berbagai cabang lomba digelar. Mulai dari Musabaqah Hifdzil Quran, Musabaqah Syarhil Quran hingga story telling. Bupati menilai kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari pembinaan umat.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang perlombaan. Ini sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, meneguhkan kecintaan terhadap Alquran, serta menumbuhkan semangat mengamalkan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Menurutnya, pembinaan keagamaan yang konsisten menjadi investasi jangka panjang bagi daerah. Hal itu sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi Mubarakah, maju, unggul, berbudaya, dan berkah yang menempatkan nilai religius sebagai fondasi pembangunan.

“Ini investasi besar bagi Kabupaten Sukabumi. Nilai religius harus menjadi landasan setiap gerak pembangunan,” tegasnya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memastikan syiar Alquran terus bergema. Ia berharap generasi muda tidak hanya mampu menghafal, tetapi menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup.

“Meskipun kegiatan ini telah mencapai puncaknya, semangat menjaga dan mengamalkan Alquran tidak boleh berhenti. Justru dari sinilah tanggung jawab besar dimulai,” tandasnya.

Di akhir sambutannya, ia mengajak masyarakat memperkuat komitmen membina generasi Qurani dan menjaga akhlak demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *