SUKABUMI – Ombak besar kembali memakan korban di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi. Seorang pengunjung berinisial RY, 52, terseret gelombang saat berada di kawasan Pantai Gado Bangkong, Kecamatan Pelabuhanratu, Rabu malam (25/2) sekitar pukul 20.30 WIB.
Insiden terjadi ketika korban tengah berada di bibir pantai. Tanpa diduga, gelombang tinggi datang menghantam dan menyeret tubuh korban ke tengah laut. RY sempat tenggelam sebelum akhirnya terlihat warga yang berada di sekitar lokasi.
Suasana sempat panik. Sejumlah warga dan pengunjung lain berupaya memberikan pertolongan. Dengan peralatan seadanya, korban berhasil dievakuasi ke tepi pantai dalam kondisi lemas.
Laporan kejadian segera diteruskan kepada petugas Satpolairud yang tengah bersiaga. Kawasan tersebut masuk wilayah hukum Polres Sukabumi. Tak butuh waktu lama, anggota Satpolairud tiba di lokasi dan langsung membawa korban ke RSUD Pelabuhanratu untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasat Polairud Polres Sukabumi AKP Dadi, S.Pd memastikan anggotanya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu laporan masuk, anggota langsung menuju lokasi dan mengevakuasi korban ke RSUD Pelabuhanratu untuk mendapatkan pertolongan medis,” ujarnya.
Korban diketahui merupakan warga Kampung Cigombong, Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Beruntung, nyawanya berhasil diselamatkan dan saat ini dalam penanganan tim medis.
Dua saksi yang berada di lokasi kejadian yakni Jeremy Tinus Haryono, 23, mahasiswa asal Karawang Barat, dan Riki Rispal, 37, warga Pelabuhanratu.
Polisi mengimbau masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Sukabumi agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di malam hari. Gelombang tinggi di pesisir selatan kerap datang tiba-tiba dan berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.
Selama proses evakuasi berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.










