SUKABUMI – Warga Kampung Cipanggulaan RT 04/01, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, digegerkan penemuan seorang bayi laki-laki di kebun bambu, Senin pagi (3/3). Bayi yang diduga baru dilahirkan itu ditemukan dalam kondisi hidup dengan tali pusar masih menempel.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB. Apen, 36, buruh harian lepas, awalnya hendak berangkat kerja dan melintasi kebun milik warga. Ia melihat sebuah kantong plastik hitam tergeletak di antara rumpun bambu.
Merasa curiga, Apen memanggil rekannya, Enjang, 38, untuk memastikan isi bungkusan tersebut. Keduanya terkejut saat mendapati seorang bayi laki-laki berada di dalam plastik itu. Bayi tersebut masih hidup, meski tubuhnya terdapat noda darah dan tali pusarnya belum terpotong.
Tanpa menunggu lama, keduanya melaporkan temuan itu kepada Ketua RT setempat dan warga sekitar. Bayi tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Parungkuda untuk mendapatkan penanganan medis.
Dari hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, bayi laki-laki tersebut memiliki panjang sekitar 50 sentimeter dengan berat 2,9 kilogram. Kondisinya dinyatakan stabil dan kini masih dalam perawatan medis.

Kapolsek Parungkuda, AKP Erman, mengatakan pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Kami sudah melakukan cek TKP dan memintai keterangan saksi-saksi. Dugaan sementara bayi tersebut sengaja ditinggalkan. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Polisi juga melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) untuk mengungkap pelaku yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
AKP Erman menyampaikan keprihatinannya atas kejadian ini. Ia mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor ke pihak kepolisian.
“Siapa pun yang mengetahui informasi sekecil apa pun, silakan segera sampaikan kepada kami. Kami akan menangani perkara ini secara serius dan profesional,” tegasnya.
Hingga kini, identitas orang tua bayi tersebut masih belum diketahui. Polisi terus mendalami kasus ini untuk mengungkap pihak yang diduga meninggalkan bayi itu di lokasi sepi.












