SUKABUMI – Gerakan pangan murah yang digelar Polres Sukabumi disambut antusias warga. Baru dua jam dibuka, seluruh komoditas yang disediakan langsung ludes diborong masyarakat, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan yang digelar di halaman depan Mapolres Sukabumi itu mulai dibuka pukul 09.00 WIB. Ratusan warga sudah memadati lokasi sejak pagi untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Sebanyak 11 jenis komoditas pangan disiapkan dalam program tersebut. Mulai dari beras, minyak goreng, telur, hingga daging ayam. Namun, seluruh stok habis terjual hanya dalam waktu sekitar dua jam.
Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengatakan, tingginya animo masyarakat membuat seluruh komoditas yang disiapkan cepat habis.
“Antusiasme warga sangat luar biasa karena kebutuhan pangan yang disediakan dengan harga terjangkau dan kualitas tinggi. Semua stok yang kami sediakan tadi habis terjual,” ujarnya.

Samian merinci, komoditas yang dijual antara lain beras SPHP sebanyak 3,5 ton, beras lokal 1 ton, gula pasir 250 kilogram, serta minyak goreng bersubsidi sebanyak 4.000 liter dengan harga Rp14.500 per liter.
Selain itu, tersedia pula bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, telur ayam sebanyak 500 kilogram dengan harga Rp28 ribu per kilogram, daging ayam 100 kilogram seharga Rp35 ribu per kilogram, serta tepung terigu 250 kilogram yang dijual Rp9.000 per kilogram.
Menurut Samian, program gerakan pangan murah ini merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah di tengah fluktuasi harga di pasaran.
“Intinya kegiatan ini untuk membantu masyarakat supaya mendapatkan barang-barang berkualitas baik namun dengan harga yang terjangkau,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang tetap tertib selama kegiatan berlangsung.
“Alhamdulillah tadi masyarakat tertib, rapi, tidak berebut. Semua berjalan lancar,” pungkasnya.










