SUKABUMI – Anak muda Kota Sukabumi kembali menorehkan prestasi. Dua barista muda, Rizki Perdana dan Muhammad Reza Al-Farez, resmi diberangkatkan bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi. Keberangkatan mereka menjadi bukti bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal mampu menembus pasar kerja internasional.
Keduanya merupakan peserta Program Bestari, sebuah program peningkatan kompetensi tenaga kerja yang digagas Pemerintah Kota Sukabumi. Melalui pelatihan intensif, mereka dibekali keterampilan meracik kopi berstandar internasional, pelayanan pelanggan, hingga penguatan bahasa Inggris.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar penempatan kerja luar negeri biasa. Menurutnya, ini adalah langkah strategis untuk menaikkan kelas tenaga kerja Sukabumi.
“Kita ingin SDM Sukabumi punya daya saing global. Mereka diberangkatkan dengan keterampilan, mental yang kuat, dan perlindungan yang jelas,” ujarnya.
Baca juga : Simpul Sukabumi Adukan Dugaan Pelanggaran RSUD Bunut ke Inspektorat
Program ini terlaksana berkat kolaborasi dengan pihak swasta, yakni PT Timur Raya Jaya Lestari sebagai mitra rekrutmen dan penempatan. Sementara pembinaan teknis dilakukan oleh Akademi Tamansiswa, yang memastikan standar kompetensi para peserta sesuai kebutuhan industri perhotelan dan kafe internasional.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, memastikan seluruh proses administrasi dan perlindungan tenaga kerja telah sesuai prosedur resmi.
Keberangkatan dua barista ini menjadi angin segar bagi generasi muda di Kota Sukabumi. Di tengah persaingan kerja yang kian ketat, peluang ke luar negeri terbuka lebar bagi mereka yang memiliki kompetensi dan kemauan belajar tinggi.
Pemerintah daerah pun berkomitmen memperluas program serupa agar semakin banyak talenta lokal yang bisa menembus pasar global.












