Empat Pelajar di Nganjuk Terluka Akibat Ledakan Petasan Rakitan, Bahan Diduga Dibeli dari TikTok Shop

Para korban mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuh.

NGANJUK – Insiden ledakan petasan kembali terjadi di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Empat pelajar dilaporkan mengalami luka bakar cukup serius setelah petasan yang mereka rakit meledak secara tiba-tiba.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Dusun Jabon, Desa Drenges, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, pada Senin malam (9/2/2026).

Informasi yang dihimpun, keempat pelajar itu sedang merakit petasan ketika bubuk mercon yang mereka gunakan tiba-tiba meledak. Ledakan tersebut menyebabkan para korban mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuh.

Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, bahan petasan yang digunakan para pelajar diduga dibeli secara daring.

“Bubuk petasan yang meledak dan melukai empat pelajar tersebut didapatkan dengan cara membeli melalui TikTok Shop menggunakan akun salah satu korban,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, sebelum kejadian para pelajar tersebut telah menyiapkan gulungan kertas yang akan digunakan sebagai wadah petasan. Namun saat proses perakitan berlangsung, bubuk mercon tiba-tiba tersulut dan memicu ledakan.

Akibat kejadian itu, keempat pelajar langsung mengalami luka bakar dan harus mendapatkan penanganan medis.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut, termasuk menelusuri asal-usul bahan petasan yang dibeli secara online.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya. Terlebih menjelang berbagai momentum perayaan, praktik merakit petasan sering kali dilakukan tanpa memperhatikan faktor keselamatan.

Selain berbahaya, penggunaan dan perakitan petasan tanpa izin juga dapat melanggar aturan hukum karena berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *