SUKABUMI – Komitmen peningkatan sumber daya manusia (SDM) ditegaskan Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam Muhibah Ramadan ketiga, Jumat (27/2), di Masjid Jami Baiturrahmah, Kampung Cimahi, Desa Cibolangkaler, Kecamatan Cisaat. Salah satu program unggulan yang dipaparkan adalah pemberian beasiswa bagi ratusan putra-putri daerah.
Menurut Asep, muhibah Ramadan bukan sekadar agenda seremonial. Kegiatan tersebut menjadi sarana silaturahmi dengan ulama, umaro, dan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.
“Ini momen bersilaturahmi dengan ulama, umaro, dan masyarakat. Sekaligus menyerap aspirasi,” ujarnya.
Di hadapan jamaah, Asep mengungkapkan, lebih dari 100 mahasiswa asal Kabupaten Sukabumi telah menerima beasiswa dan kini menempuh pendidikan di Universitas Nusa Putra. Jumlah itu, kata dia, belum termasuk penerima beasiswa di perguruan tinggi lainnya.
“Lebih dari 100 penerima beasiswa telah kami kuliahkan di Universitas Nusa Putra. Itu baru di Nusa Putra, belum kampus lainnya. Semua demi meningkatkan SDM,” tegasnya.
Ia menilai, penguatan SDM menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi penerus yang unggul, terutama menyongsong Indonesia Emas 2045. Karena itu, akses pendidikan tinggi harus diperluas melalui dukungan konkret pemerintah daerah.
“Kami ingin penerus bangsa kita luar biasa. Maka SDM kita tingkatkan lewat kemudahan akses pendidikan melalui beasiswa,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Asep juga meminta dukungan seluruh elemen masyarakat terhadap agenda pembangunan daerah. Ia mengakui, masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Andreas baru berjalan sekitar satu tahun sehingga masih banyak pembenahan yang harus dilakukan.
“Saya bersama Pak Andreas baru satu tahun memimpin. Masih banyak kekurangan. Mohon dukungan dan beri kami waktu untuk membenahi Kabupaten Sukabumi agar lebih baik lagi,” ucapnya.
Muhibah Ramadan sendiri direncanakan berlangsung di 10 titik. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi, Boyke Martadinata, menyebut kegiatan di Cisaat merupakan titik ketiga dari rangkaian yang telah dijadwalkan.
Selain dialog dan penyerapan aspirasi, kegiatan juga diisi bazar murah, pembagian sembako, hingga hadiah umrah bagi warga yang beruntung. Rangkaian acara ditutup dengan tausyiah.












