SUKABUMI — Warga Kampung Bantarbadak RT 03/04, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam bak air kamar mandi, Minggu malam (15/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Korban ditemukan di dalam bak penampungan air yang berada di area kamar mandi sebuah rumah warga. Saat pertama kali ditemukan, posisi tubuh korban berada di dalam bak dengan sebagian tubuhnya terendam air.
Kabar penemuan mayat tersebut langsung menyebar dan membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi kejadian.
Kapolsek Cibadak, Kompol I Djubaedi, mengatakan dirinya baru tiba di lokasi setelah menerima laporan dari anggota yang mendapat informasi dari masyarakat.
“Anggota mendapatkan informasi dari masyarakat terkait temuan mayat laki-laki. Kemudian anggota langsung mendatangi lokasi. Kebetulan lokasi berada di wilayah Desa Pamuruyan dan saat itu sudah banyak masyarakat di sana,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (15/3/2026).
Berdasarkan hasil pengamatan awal di lokasi, korban diperkirakan berusia lebih dari 30 tahun. Saat ditemukan, dari bagian hidung korban terlihat mengeluarkan busa.
“Perkiraan umur 30 lebih. Yang saya lihat tadi hidungnya berbusa, tapi untuk luka-luka sepertinya belum ada,” katanya.
Baca Juga : Viral Diduga Lecehkan Wanita di Angkot, Pria di Cicurug Sukabumi Ditangkap Polisi
Selain itu, petugas juga menemukan uang tunai lebih dari Rp200 ribu yang tersimpan di pakaian korban.
Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Untuk memastikannya, polisi akan melakukan pemeriksaan visum luar oleh dokter.
“Untuk memastikan nanti ada pemeriksaan visum luar dari dokter yang ada di rumah sakit ini,” ucap Djubaedi.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk penanganan lebih lanjut.
“Kemudian kita evakuasi mayat tersebut, kita bawa ke RSUD Sekarwangi dan sekarang ada di kamar mayat. Kita juga berupaya menghubungi tim Inafis dari Polres Sukabumi,” jelasnya.
Saat ini polisi masih menunggu kedatangan tim Inafis untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Identitas korban pun masih dalam proses penyelidikan.
“Kita sekarang masih menunggu. Mudah-mudahan setelah dilakukan pemeriksaan kita bisa mengetahui identitas dari almarhum tersebut,” pungkasnya.










