SUKABUMI – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Selasa malam (3/3/2026), mengakibatkan satu unit rumah warga di Kampung Babakan Baru RT 03 RW 16, Desa Sukasirna, ambruk di bagian dapur.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 23.20 WIB saat hujan turun cukup lama disertai angin. Rumah milik Deden, yang dihuni 1 kepala keluarga dengan 6 jiwa, mengalami kerusakan berat setelah bagian atap dapur roboh.
Petugas P2BK Cibadak dari BPBD Kabupaten Sukabumi yang menerima laporan dari Pemerintah Desa Sukasirna langsung bergerak melakukan asesmen ke lokasi kejadian.
Dari hasil peninjauan, ambruknya atap diduga kuat akibat kondisi kayu penyangga yang sudah lapuk sehingga tidak mampu menahan beban air hujan yang terus mengguyur dalam waktu cukup lama.
“Bagian dapur ambruk total. Kondisi rumah saat ini rusak berat dan tidak bisa dihuni,” ujar Mawaldi petugas P2BK Kecamatan Cibadak di lokasi kejadian.
Baca Juga : Pergerakan Tanah Cijambe Sukabumi Meluas, 324 Jiwa Terdampak, Lereng Gundul Jadi Sorotan
Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat peristiwa terjadi, penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri. Untuk sementara waktu, keluarga korban mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Selain melakukan pendataan, petugas juga berkoordinasi dengan pemerintah desa serta unsur terkait yang hadir di lokasi, di antaranya Camat Cibadak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP Kecamatan Cibadak, serta perangkat RT/RW setempat.
Hasil asesmen telah dilaporkan ke BPBD Kabupaten Sukabumi untuk tindak lanjut. Petugas juga merekomendasikan agar pemerintah desa membantu proses pengajuan proposal permohonan bantuan kepada Dinas Sosial, Baznas, serta Dinas Perumahan dan Permukiman.
Saat ini, sisa bangunan yang masih berdiri direncanakan akan dibongkar penuh karena dinilai membahayakan keselamatan penghuni dan warga sekitar.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi.










