SUKABUMI – Hari pertama Lebaran langsung diwarnai kemacetan parah di jalur keluar Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi). Antrean kendaraan mengular panjang di exit Tol Karangtengah hingga Parungkuda, Minggu (22/3).
Arus lalu lintas didominasi kendaraan pribadi berpelat luar kota yang diduga membawa wisatawan menuju kawasan Sukabumi selatan dan wilayah wisata pegunungan.
Kepadatan mulai terjadi sejak pagi hingga siang hari. Kendaraan bergerak merayap bahkan beberapa kali terhenti total, terutama di titik pertemuan arus tol dengan jalan arteri nasional Sukabumi–Bogor.
Sejumlah pengendara mengaku membutuhkan waktu jauh lebih lama dari biasanya hanya untuk keluar dari gerbang tol. Antrean kendaraan terlihat mengular hingga ratusan meter sebelum pintu keluar.
Baca Juga : Hari Pertama Lebaran, Warga Parakansalak Dikejutkan Penemuan Pria Tewas Tanpa Busana di Dalam Rumah
Lonjakan volume kendaraan pada momen libur panjang Lebaran disebut menjadi pemicu utama kemacetan. Selain itu, kapasitas jalan arteri yang terbatas tidak mampu menampung arus kendaraan yang keluar secara bersamaan dari tol.
Situasi ini diperparah oleh tingginya minat masyarakat menghabiskan libur Lebaran di Sukabumi, baik untuk wisata pantai, pegunungan, maupun kunjungan keluarga.
Petugas kepolisian dan dinas perhubungan tampak disiagakan di sejumlah titik untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan mencegah kemacetan semakin meluas. Rekayasa arus berupa buka-tutup jalur sesekali diterapkan untuk mengurai kepadatan.
Meski ruas Tol Bocimi Seksi III Parungkuda–Karangtengah telah difungsikan sementara untuk membantu arus mudik, kenyataannya titik keluar tol justru menjadi simpul kemacetan baru akibat bottleneck di jalan arteri.
Hingga siang hari, arus kendaraan menuju wilayah Sukabumi dilaporkan masih padat, dengan antrean panjang yang belum sepenuhnya terurai.










