Muhibah Ramadan Sukabumi: Bupati Asep Japar Umumkan 150 Beasiswa dan Target 800 Rutilahu

SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Muhibah Ramadan di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Jumat (6/3/2026). Agenda tahunan yang menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat itu sekaligus diperingati dengan momentum Nuzulul Quran.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta para kepala perangkat daerah. Selain bersilaturahmi dengan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah menyerap aspirasi warga Kecamatan Warungkiara.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar memaparkan sejumlah capaian sekaligus program prioritas pemerintah daerah. Salah satunya program beasiswa bagi putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, program tersebut terus digulirkan setiap tahun sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Kami setiap tahun memberikan beasiswa untuk melanjutkan kuliah. Tahun ini sekitar 150 beasiswa disiapkan untuk mahasiswa dari Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Bupati Sukabumi memberikan sambutan saat acara muhibah Ramadan di ponpes assalam kecamatan warungkiara

Program Beasiswa Bupati itu bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Nusa Putra dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), serta beberapa kampus lainnya.

“Dalam waktu dekat UMMI juga akan membuka program ini. Silakan masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi,” katanya.

Menurut Asep, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu kunci pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah mendorong generasi muda Sukabumi agar memanfaatkan berbagai program pendidikan yang telah disediakan.

“Kami ingin kualitas SDM Kabupaten Sukabumi terus meningkat. Mari manfaatkan program beasiswa ini,” ajaknya.

Selain sektor pendidikan, Pemkab Sukabumi juga fokus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu).

Baca juga : Bupati Sukabumi Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Bantargadung, Berlaku 7 Hari

Tahun lalu, ratusan unit rutilahu telah dibangun di berbagai wilayah. Pada 2026 ini, pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 800 unit rutilahu.

“Salah satunya juga direncanakan pembangunan rumah bagi korban bencana alam di wilayah Palabuhanratu,” ungkapnya.

Di tengah kegiatan muhibah Ramadan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat mendoakan warga Kecamatan Bantargadung yang tengah menghadapi bencana pergerakan tanah.

“Ratusan kepala keluarga terdampak bencana. Mari kita doakan keselamatan dan kesehatan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” pintanya.

Pada kesempatan itu, Asep Japar juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kepemimpinannya selama satu tahun terakhir yang dinilai belum maksimal.

Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk terus bekerja membangun Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).

“Kami mohon maaf jika dalam satu tahun terakhir kepemimpinan kami belum sesuai harapan masyarakat. Mohon doa dan dukungannya agar empat tahun ke depan kami bisa mewujudkan janji pembangunan,” ucapnya.

Bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran, Bupati juga mengajak masyarakat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, salah satunya dengan memperbanyak membaca Alquran.

“Alquran adalah pedoman hidup. Semoga melalui momentum Nuzulul Quran ini kita dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” katanya.

Sementara itu, Kabag Kesra Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman mengatakan kegiatan muhibah Ramadan kali ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan malam Nuzulul Quran.

“Setelah kegiatan muhibah dan buka puasa bersama, kita akan melaksanakan salat tarawih berjamaah, dilanjutkan tadarus Alquran serta ceramah agama,” jelasnya.

Selain itu, dalam rangkaian Muhibah Ramadan tahun ini, Pemkab Sukabumi juga menyiapkan hadiah umrah bagi masyarakat yang beruntung di setiap kecamatan yang menjadi lokasi kegiatan.

“Setiap kecamatan yang disinggahi muhibah Ramadan mendapatkan satu hadiah umrah. Selain itu ada juga bazar murah, pembagian sembako, dan berbagai kegiatan sosial lainnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *