SUKABUMI – Kabar lega bagi pemudik. Pintu tol fungsional Karangtengah di ruas Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 resmi dibuka kembali mulai Rabu (25/3) pukul 13.00 WIB. Jalur ini difungsikan khusus untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran yang mulai meningkat.
Pembukaan jalur fungsional tersebut menjadi strategi untuk memecah penumpukan kendaraan di jalur arteri Sukabumi yang selama ini kerap lumpuh saat puncak arus balik. Pengoperasiannya akan berlangsung hingga 29 Maret 2026, dengan sistem buka–tutup menyesuaikan kondisi di lapangan.
Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Damar Gunawan mengatakan, sejak awal dibuka, antrean kendaraan sudah terlihat. Banyak pengendara memilih menunggu agar bisa langsung melintas begitu gerbang tol difungsikan.
“Antusias masyarakat cukup tinggi. Mereka sudah menunggu sebelum jalur dibuka,” ujarnya.
Baca Juga : Macet Panjang, Kepedulian Tak Surut: Kisah Polisi Sukabumi Bantu Pemudik dan Wisatawan
Namun, jalur ini tidak dibuka 24 jam penuh. Pada hari pertama, akses hanya dioperasikan dari pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Penutupan bisa dilakukan sewaktu-waktu, terutama jika terjadi hujan deras yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Keberadaan tol fungsional Karangtengah dinilai krusial. Tanpa jalur ini, arus kendaraan dari Sukabumi menuju Bogor dan Jakarta berisiko menumpuk di jalan nasional, terutama di titik rawan macet seperti Cibadak dan Parungkuda.
Polisi juga mengingatkan pengendara agar memperhatikan rambu dan tidak salah memilih pintu keluar tol. Kesalahan exit justru berpotensi menambah kemacetan di jalur wisata menuju Palabuhanratu dan Sawarna.
Dengan dibukanya jalur sementara ini, aparat berharap arus balik Lebaran di Sukabumi tidak lagi diwarnai antrean panjang hingga berjam-jam seperti yang terjadi pada puncak mudik sebelumnya.










