Viral Ayah dan Dua Anak Tidur di Gerobak di Sukabumi, Akhirnya Diantarkan ke Keluarga Setelah Setahun Tinggalkan Rumah

Petugas kecamatan cibadak mengevakuasi gelandangan yang tidur di gerobak. Foto : Istimewa

SUKABUMI – Kisah memilukan seorang ayah bersama dua anaknya yang masih kecil tidur di atas gerobak akhirnya menemukan titik terang. Setelah sempat menjadi perhatian warga, pria tersebut bersama kedua anaknya kini telah diantarkan kepada keluarga besarnya.

Ayah dan dua anak itu kini telah kembali ke rumah orang tuanya atau kakek dari kedua anak tersebut. Pihak keluarga pun menyatakan siap mengambil tanggung jawab untuk merawat mereka agar kehidupan anak-anak tersebut lebih terjamin.

Menurut keterangan keluarga, peristiwa tersebut bermula dari persoalan rumah tangga yang terjadi sekitar satu tahun lalu. Saat itu, istri dari pria tersebut berangkat bekerja ke Timur Tengah sebagai pekerja migran.

Namun setelah bekerja di luar negeri, hubungan rumah tangga keduanya dilaporkan mengalami konflik. Sang suami menaruh kecurigaan terhadap istrinya hingga akhirnya meminta bercerai.

Petugas kecamatan cibadak mengantar keluarga yang viral ke cianjur. Foto : Istimewa

Situasi tersebut membuat pria itu meninggalkan rumah bersama kedua anaknya. Selama hampir satu tahun terakhir, ia hidup berpindah-pindah sambil membawa salah satu anaknya menggunakan gerobak untuk mencari penghasilan dari satu wilayah ke wilayah lain.

Sementara itu, anak bungsunya sempat dititipkan di sebuah panti asuhan, yakni Panti Sukma Winata di Kota Sukabumi. Anak tersebut diketahui tinggal di panti tersebut selama kurang lebih tujuh bulan.

Pihak keluarga sebenarnya telah berupaya mencari keberadaan pria tersebut selama ini. Beberapa kali keluarga mencoba menjemput dan melarangnya hidup berpindah-pindah bersama anaknya. Namun upaya tersebut tidak berjalan mudah karena keluarga mengaku sempat mendapat penolakan bahkan ancaman dari pria tersebut.

Camat Cibadak, Mulyadi, membenarkan bahwa ayah dan dua anak tersebut kini telah diantarkan kepada pihak keluarga besarnya.

Baca juga : Camat Cibadak: Sudah 14 Rumah Direhab Lewat Dana Infak dan Donatur

“Alhamdulillah saat ini yang bersangkutan bersama kedua anaknya sudah diantarkan dan kembali ke keluarga besarnya. Mudah-mudahan setelah ini mereka bisa mendapatkan pengasuhan yang lebih baik,” ujar Mulyadi.

Ia menambahkan, pemerintah kecamatan bersama pihak terkait akan terus melakukan pemantauan agar kondisi anak-anak tersebut tetap terjaga dan tidak kembali hidup berpindah-pindah di jalanan.

“Kami berharap keluarga bisa memberikan perhatian dan pengasuhan yang maksimal kepada anak-anak tersebut, karena yang paling penting adalah masa depan mereka,” tambahnya.

Dengan kembalinya ayah dan dua anak tersebut ke lingkungan keluarga besar, diharapkan kehidupan mereka dapat lebih stabil serta kebutuhan dasar anak-anak dapat terpenuhi dengan lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *