Warga Cium Bau Busuk saat Kerja Bakti, Pria 63 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakan Parungkuda

Petugas mengevakuasi jenazah pria berusia 63 tahun yang ditemukan meninggal di rumah kontrakannya di Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis (15/10/2026). (Foto : Anry Wijaya|metrosukabumi.com)

METROSUKABUMI.com – Warga Perum Iscalton, Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan seorang pria berusia 63 tahun yang meninggal dunia di dalam rumah kontrakannya, Kamis (15/10/2026).

Korban diketahui bernama Ade Ruhendi. Jasadnya ditemukan tergeletak di ruangan tengah rumah kontrakan di Blok C Nomor 9, Kampung Bojongkarang, RT 04/RW 02, sekitar pukul 10.20 WIB.

Penemuan tersebut bermula ketika warga mencium bau tidak sedap saat melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan. Bau yang semakin menyengat itu kemudian ditelusuri hingga mengarah ke rumah kontrakan korban.

Baca Juga : Dua ABK Tewas dalam Perkelahian di KM Cahaya Mutiara, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Anggota Satpol PP Kecamatan Parungkuda, Mochamad Duhan, menyampaikan bahwa laporan awal diterima dari warga sekitar pukul 09.00 WIB.

“Awalnya, warga sedang bersih-bersih lingkungan dan mencium bau busuk. Setelah ditelusuri, ternyata bau tersebut berasal dari rumah kontrakan korban,” ujar Duhan berdasarkan laporan yang diterimanya.

Setelah sumber bau diketahui, warga mendapati seorang pria telah tergeletak di ruangan tengah rumah tersebut. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga : Kabur Usai Diduga Curi HP, Pria yang Terjun ke Sungai Cicatih Sukabumi Ditemukan Tewas

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelum ditemukan. Namun, kepastian waktu kematian masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas dari Polsek Parungkuda bersama Babinsa telah melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan indikasi tindak pidana atau kriminalitas.

Jenazah korban kemudian dievakuasi sekitar pukul 12.00 WIB ke RSUD Sekarwangi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk saat ini, jenazah korban berada di ruang jenazah RSUD Sekarwangi,” kata Mochamad Duhan.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti penyebab kematian Ade Ruhendi. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kondisi yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *