METROSUKABUMI.com – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Cipalasari Tahap VII mulai direalisasikan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jembatan gantung yang menghubungkan wilayah Kecamatan Cibadak dan Parungkuda ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, sekaligus membuka akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pusat perekonomian.
Peletakan batu pertama pembangunan jembatan tersebut berlangsung di Kampung Anggayuda RT 03/RW 11, Kecamatan Cibadak, Kamis (15/10/2026). Kegiatan dipimpin Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0607/Kota Sukabumi Mayor Arm Nanda Supriatna, mewakili Dandim Letkol Inf Beny Syafri.
Jembatan yang direncanakan memiliki panjang 32 meter dan lebar 1,2 meter itu akan membentang di atas Sungai Cipalasari. Infrastruktur tersebut dirancang menghubungkan Kampung Anggayuda, Kecamatan Cibadak, dengan Kampung Sundawenang RT 29/RW 12, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda.
Baca Juga : Heboh Dugaan Perundungan di Nagrak Sukabumi, Siswa Kelas VII Dikabarkan Alami Cedera
Kepala Desa Pamuruyan, Ujang Syarif Hidayat, menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan diharapkan mampu mempermudah aktivitas masyarakat yang selama ini membutuhkan akses menuju sejumlah fasilitas umum.
“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, terutama untuk mengakses sekolah, puskesmas, masjid, pasar, hingga lahan pertanian,” ujar Ujang Syarif.
Ujang juga mengapresiasi keterlibatan Kodim 0607/Kota Sukabumi dalam pembangunan infrastruktur tersebut. Ia berharap pembangunan berjalan lancar dan jembatan nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Kodim 0607 Dorong Kemudahan Akses Warga
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat melalui penyediaan infrastruktur penghubung antarkampung.
Kasdim 0607/Kota Sukabumi Mayor Arm Nanda Supriatna menyampaikan bahwa pembangunan tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya dalam menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari.
Kehadiran jembatan juga diharapkan mendukung kelancaran akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, serta membantu kegiatan ekonomi warga di sekitar Sungai Cipalasari.
Baca Juga : Dua ABK Tewas dalam Perkelahian di KM Cahaya Mutiara, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Selama ini, keterhubungan antarkampung menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. Dengan adanya jembatan, warga di kedua wilayah diharapkan memiliki akses yang lebih mudah untuk menjalankan kegiatan sehari-hari.
Libatkan Unsur Pemerintah dan Masyarakat
Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri Camat Cibadak Mulyadi, Danramil Cibadak Kapten Cba Edi Rosana, Kepala Desa Pamuruyan Ujang Syarif Hidayat beserta perangkat desa, serta tokoh masyarakat.
Dukungan pemerintah setempat dan masyarakat diharapkan dapat membantu kelancaran pembangunan hingga jembatan siap digunakan.
Meski demikian, manfaat pembangunan ini nantinya akan ditentukan oleh penyelesaian pekerjaan, keamanan konstruksi, serta pemeliharaan secara berkelanjutan.
Dengan panjang rencana mencapai 32 meter, Jembatan Perintis Garuda Cipalasari Tahap VII diharapkan menjadi penghubung penting bagi masyarakat Cibadak dan Parungkuda, sekaligus memperkuat konektivitas wilayah di Kabupaten Sukabumi.












