Cium Bau Menyengat Saat Mengarit Rumput, Petani Temukan Mayat Perempuan di Ciemas

Petugas melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan mayat perempuan tanpa identitas di perkebunan jati Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (13/10/2026).(Foto : Istimewa)

METROSUKABUMI.com – Warga Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang diduga berjenis kelamin perempuan di sebuah perkebunan jati, Selasa (13/10/2026) pagi. Hingga kini, identitas korban dan penyebab kematiannya masih menjadi misteri.

Jasad tersebut ditemukan di Kampung Margaluyu Dua, RT 007/005, Desa Girimukti, sekitar pukul 07.00 WIB. Penemuan bermula ketika seorang petani bernama Jumrowi sedang mengarit rumput di perkebunan milik warga bernama Ayi.

Saat beraktivitas, Jumrowi mencium bau menyengat dari area perkebunan. Setelah mencari sumber bau tersebut, ia melihat benda menyerupai tubuh manusia dalam posisi terbaring di tanah.

Baca Juga : Tiga Hari Dicari, Dua Remaja Bekasi Tewas Terseret Ombak Pantai Cibuaya Sukabumi

Jumrowi kemudian memberitahukan temuannya kepada Ayi yang kebetulan melintas tidak jauh dari lokasi. Keduanya mendatangi titik tersebut untuk memastikan temuan itu.

Setelah diperiksa, ternyata benda tersebut merupakan sesosok mayat dalam kondisi pembusukan lanjut. Korban diketahui mengenakan celana jeans panjang berwarna biru dan kaus hitam.

Keduanya segera melaporkan penemuan tersebut kepada perangkat Desa Girimukti dan pihak kepolisian.

Baca Juga : Geger! Mayat Tak Dikenal Ditemukan Membusuk di Semak Belukar Kolong Tol Bocimi
Kapolsek Ciemas AKP Deni Mihardja membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut. Petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan saksi.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota langsung menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan pengecekan, mengamankan lokasi, serta meminta keterangan dari para saksi,” ujar Deni dalam keterangannya.

Petugas kepolisian bersama tim identifikasi Polres Sukabumi dan unsur terkait kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan meliputi pengamatan kondisi korban, dokumentasi lokasi, serta pengumpulan informasi untuk kepentingan penyelidikan.

Lokasi penemuan berada di lahan perkebunan warga, sekitar 100 meter dari jalan dan kurang lebih 350 meter dari permukiman penduduk.

Hingga berita ini ditulis, identitas korban belum diketahui secara pasti. Polisi masih menyelidiki temuan tersebut untuk mengungkap identitas korban sekaligus memastikan penyebab kematiannya.

Berdasarkan laporan awal, jasad korban direncanakan menjalani autopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk membantu proses identifikasi dan mengetahui penyebab kematian.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait korban agar segera melapor kepada pihak berwenang.

Penyebab kematian perempuan tersebut belum dapat dipastikan. Kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap fakta di balik penemuan mayat di perkebunan jati Ciemas tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *