SUKABUMI – Kabar gembira bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran 2026 menuju Sukabumi. Jalur Tol Bocimi Seksi 3 ruas Parungkuda–Cibolangkaler dipastikan akan difungsikan secara sementara untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik.
Kepastian itu disampaikan Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan saat meninjau langsung progres pembangunan jalan tol tersebut.
Menurut Kapolda, kehadiran Tol Bocimi Seksi 3 sangat strategis untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi di jalur arteri Parungkuda hingga Sukabumi Kota.
Jika difungsikan saat Operasi Ketupat Lodaya 2026, jalur ini diproyeksikan mampu memangkas sedikitnya tujuh titik kemacetan parah di jalur utama, termasuk kawasan Pasar Cibadak dan Simpang Ratu.

“Bocimi 3 ini sangat strategis. Jika difungsikan pada Operasi Ketupat Lodaya 2026, kita bisa memotong jalur arteri di mana terdapat tujuh titik kemacetan panjang. Ini sangat diharapkan oleh masyarakat,” ujar Rudi Setiawan.
Saat ini progres pembangunan Tol Bocimi Seksi 3 tinggal menyisakan sekitar 150 meter proses pengecoran. Pihak kepolisian optimistis pekerjaan tersebut dapat diselesaikan pada 12 Maret 2026.
Jika sesuai jadwal, jalur tol fungsional tersebut akan mulai dibuka untuk masyarakat pada 13 Maret 2026.
Pengguna jalan nantinya dapat melintasi Tol Bocimi Seksi 3 dari gerbang tol Ciawi hingga keluar di Karangtengah.
Menariknya, jalur ini akan dibuka secara gratis selama masa operasional fungsional.
Meski difungsikan, operasional tol tetap dibatasi. Jalur hanya akan dibuka mulai pagi hingga sore hari.
Penutupan dilakukan saat matahari terbenam demi menjaga keamanan pengguna jalan mengingat kondisi tol masih bersifat fungsional.
Baca juga : Lima Pengendara Tersungkur di Jalan Alternatif Jilegong, Diduga Dampak Proyek Tol Bocimi Seksi 3
Untuk skema lalu lintas, Tol Bocimi Seksi 3 akan menggunakan sistem satu arah (one way) dengan memanfaatkan dua lajur sekaligus.
Pada masa arus mudik, kendaraan akan diarahkan dari Jakarta menuju Sukabumi dengan titik keluar di Karangtengah. Sementara saat arus balik, arah lalu lintas akan dibalik menuju Jakarta.
Selain memaksimalkan tol fungsional, Polda Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkab Sukabumi juga melakukan pembenahan jalur arteri.
Salah satu langkah yang diambil adalah pemberian kompensasi bagi angkutan kota yang biasa mangkal di kawasan Pasar Cibadak serta pemasangan pembatas jalan untuk mengurangi persimpangan yang kerap menghambat arus kendaraan.
Kapolda menegaskan, seluruh titik rawan kemacetan dari Parungkuda hingga Sukabumi Kota telah dipetakan untuk memastikan arus mudik berjalan lancar.
“Kami optimistis. Titik-titik masalah dari Parungkuda sampai Sukabumi Kota sudah kami petakan dan atasi. Silakan masyarakat yang ingin mudik nanti menggunakan Bocimi 3 sampai Karangtengah,” pungkasnya.










