Jalan Berlumpur Diduga Imbas Proyek Tol Bocimi Seksi 3, Lima Pemotor Terjatuh di Jilegong

SUKABUMI – Sedikitnya lima pengendara sepeda motor terjatuh di Jalan Alternatif Jilegong, Kecamatan Nagrak, Rabu (25/2) sekitar pukul 05.20 WIB. Mereka tergelincir akibat kondisi jalan yang becek dan dipenuhi tanah merah diduga berasal dari aktivitas proyek Tol Bocimi Seksi 3.

Akibat insiden tersebut, sejumlah korban mengalami luka ringan hingga keseleo. Bahkan, satu pengendara dilaporkan tidak dapat melanjutkan perjalanan dan memilih kembali ke rumah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Peristiwa terjadi usai hujan mengguyur wilayah tersebut pada malam sebelumnya. Tanah yang menempel dan tercecer di badan jalan berubah menjadi lumpur licin. Warga menduga material tanah terbawa dari ban kendaraan pengangkut proyek yang melintas tanpa pembersihan memadai.

“Ada lima motor yang jatuh sekitar jam 05.20 pagi. Korbannya luka-luka, ada yang keseleo. Bahkan ada yang tidak bisa melanjutkan perjalanan dan akhirnya pulang lagi,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.

Warga menyebut kondisi jalan berlumpur bukan kali pertama terjadi. Setiap hujan turun, badan jalan kerap berubah menjadi lintasan licin yang membahayakan pengguna jalan.

“Kalau sudah begini siapa yang mau bertanggung jawab? Jangan mereka yang untung, kami warga yang jadi korban,” keluh warga lainnya.

Masyarakat mendesak kontraktor pelaksana dan instansi terkait segera melakukan pembersihan rutin serta pengendalian material agar tidak keluar dari area proyek. Mereka menegaskan keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas, agar proyek strategis tidak justru menjadi ancaman bagi warga sekitar.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola proyek terkait insiden tersebut.

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *