Saan Mustopa Soroti Kesejahteraan Warga, Revitalisasi Wisata Cikundul Disetujui

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa bersama Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan jajaran dalam kegiatan Silaturahmi Kebangsaan di Aula Kelurahan Cikundul, Kota Sukabumi, Sabtu (10/10/2026). (Foto : Istimewa)

METROSUKABUMI.com – Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menegaskan, kemajuan Kota Sukabumi harus dimulai dari peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat kelurahan. Pemerataan pendidikan, layanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi warga dinilai menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Saan dalam kegiatan Silaturahmi Kebangsaan di Aula Kelurahan Cikundul, Kota Sukabumi, Sabtu (10/10/2026) petang. Kegiatan itu dihadiri Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, Lurah Cikundul Ateng Jaelani, para ketua RW, kader posyandu, serta sejumlah pemangku kepentingan.

Saan menilai, keberhasilan seorang pemimpin tidak cukup diukur dari banyaknya program yang terlaksana atau anggaran yang terserap. Hal yang lebih penting ialah sejauh mana kebijakan pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Memimpin pada dasarnya beribadah untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya. Ada warga yang membutuhkan bantuan kita agar kehidupannya menjadi lebih baik. Memimpin itu memberikan kemaslahatan dan kebermanfaatan bagi yang dipimpinnya,” kata Saan.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Penilaian terhadap keberhasilan pembangunan juga harus mempertimbangkan perspektif warga yang menerima pelayanan.

“Buat baik bagi pemimpin, tapi baik menurut masyarakat,” ujarnya.

Pendidikan dan Kesehatan Jadi Perhatian

Saan juga menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan dan kesehatan. Ia berharap masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan berkualitas.

“Kita mesti menciptakan akses pendidikan karena pendidikan ini mendasar. Kadang pendidikan masih berpihak kepada orang punya. Kalau bisa gratis, baik yang mampu maupun tidak mampu sama-sama mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas. Kesehatan juga begitu,” katanya.

Ia menempatkan kelurahan sebagai ujung tombak pemerintahan karena berhadapan langsung dengan persoalan masyarakat. Lurah, kader posyandu, pengurus RW, dan unsur masyarakat lainnya dinilai memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi kebutuhan warga serta memastikan program pemerintah tepat sasaran.

“Lurah adalah ujung tombak pemerintah kota. Kalau ingin Kota Sukabumi maju, maka sejahterakan dulu masyarakat yang ada di kelurahan,” tegasnya.

Revitalisasi Wisata Cikundul Disetujui

Selain kesejahteraan warga, pengembangan potensi ekonomi lokal turut menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut. Saan membuka peluang penguatan sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Cikundul melalui kolaborasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak semestinya hanya berorientasi pada pembangunan fasilitas atau peningkatan jumlah kunjungan. Potensi wisata perlu terhubung dengan kegiatan ekonomi masyarakat agar manfaatnya turut dirasakan pelaku UMKM dan warga sekitar.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menyampaikan bahwa dukungan pemerintah pusat melalui perwakilan di DPR RI diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program pembangunan daerah.

Ayep mengungkapkan, pemerintah kota telah mengusulkan anggaran untuk mendukung kebutuhan pembangunan, termasuk tambahan anggaran rutin yang akan diperjuangkan melalui koordinasi dengan DPR RI.

Ia juga menyampaikan bahwa revitalisasi kawasan pariwisata Cikundul telah memperoleh persetujuan. Meski demikian, pelaksanaannya masih membutuhkan tindak lanjut melalui perencanaan, penganggaran, dan koordinasi dengan pihak terkait.

Selain revitalisasi Cikundul, Ayep memaparkan rencana pengembangan kawasan industri dan kawasan perkotaan di Kecamatan Cibeureum. Pemerintah kota juga menjalankan program Grebeg Desil untuk menjangkau masyarakat berdasarkan kelompok kesejahteraan.

Ayep turut menyebut tren pendapatan asli daerah (PAD) Kota Sukabumi terus mengalami peningkatan.

Lurah Cikundul Evaluasi Satu Tahun Kepemimpinan

Dalam kesempatan yang sama, Lurah Cikundul Ateng Jaelani memanfaatkan forum tersebut untuk merefleksikan satu tahun kepemimpinannya.

Ateng mengakui masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan masyarakat. Karena itu, evaluasi diperlukan agar potensi wilayah dapat dikembangkan dan kualitas pelayanan terus ditingkatkan.

“Dengan silaturahmi dan evaluasi masa kepemimpinan saya, mudah-mudahan Cikundul semakin unggul ke depannya. Daerah kita banyak potensi unggulan yang dimiliki. Jika ada kekurangan dan kelebihan, saya minta maaf dan akan terus berkontribusi untuk Cikundul,” ujar Ateng.

Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah kota, dan pemerintahan kelurahan.

Dukungan anggaran dan program pembangunan diharapkan dapat berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat. Pada akhirnya, kemajuan Kota Sukabumi tidak hanya ditentukan oleh pembangunan kawasan perkotaan, tetapi juga oleh pemerataan layanan dasar, kesempatan usaha, dan peningkatan kesejahteraan warga di tingkat kelurahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *