Wisatawan Membludak di Curug Cibeureum Sukabumi Saat Libur Kenaikan Isa Almasih

Udara sejuk dan panorama alam Gunung Gede Pangrango menjadi daya tarik utama pengunjung di Curug Cibereum. (Foto : Metrosukabumi.com)

METROSUKABUMI.com – Momentum libur panjang Kenaikan Isa Almasih dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata ke alam terbuka. Salah satu destinasi yang diserbu wisatawan adalah Curug Cibeureum, Minggu (17/5/2026).

Kawasan air terjun yang berada di kaki Gunung Gede Pangrango itu dipadati pengunjung sejak pagi hingga siang. Wisatawan datang dari berbagai daerah, mulai dari Sukabumi hingga Bogor, baik bersama keluarga, teman, maupun pasangan.

Pantauan di lokasi menunjukkan lonjakan kunjungan terjadi di jalur trekking menuju air terjun. Para pengunjung tampak antusias menyusuri jalur hutan sambil menikmati udara sejuk pegunungan dan mengabadikan momen liburan.

Salah seorang wisatawan, Budi Permana, warga Cibadak, mengaku terkesan dengan pengalaman pertamanya berkunjung ke lokasi tersebut.

“Ini pertama kali saya ke Curug Cibeureum. Perjalanannya mantap dan suasananya sangat sejuk,” ujarnya.

Wisatawan memadati jalur trekking menuju Curug Cibeureum, Sukabumi, saat libur panjang Kenaikan Isa Almasih, Minggu (17/5). (Foto : Metrosukabumi.com)

Hal senada disampaikan Aldi, wisatawan asal Bogor. Ia menilai pesona alam di kawasan kaki Gunung Gede Pangrango memiliki daya tarik tersendiri, terutama pada jalur trekking yang menyuguhkan panorama alami.

“Keindahan alam di sini luar biasa. Trekking-nya indah sekali, baik musim hujan maupun kemarau tetap menarik,” katanya.

Baca Juga: ASN Kota Sukabumi Diduga ‘Diabsen’ Wakaf via Aplikasi, BARA: Ada Tekanan Terselubung?

Lonjakan kunjungan selama libur panjang ini diharapkan berdampak positif terhadap perekonomian warga sekitar. Aktivitas wisata turut menggerakkan sektor informal, mulai dari pedagang kaki lima, jasa parkir, hingga pelaku usaha jasa wisata.

Pengelola kawasan wisata mengimbau para pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan dan mematuhi aturan yang berlaku. Hal itu penting demi menjaga kelestarian alam serta kenyamanan bersama di kawasan wisata alam tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *