METROSUKABUMI.com – Sebanyak 41 warga mengalami gejala mual, muntah, demam, dan diare setelah menyantap makanan dalam acara syukuran pernikahan di Kampung Panyindangan, RT 015/004, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan laporan Camat Kalapanunggal, Ade Aksan, seluruh pasien telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing pada Senin (12/10/2026). Meski demikian, kondisi mereka masih dalam pemantauan tenaga medis.
Sebelumnya, sebanyak 41 warga menjalani penanganan medis setelah mengalami keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan dalam acara syukuran pernikahan tersebut.
“Seluruh pasien sudah dinyatakan sembuh dan pulang ke rumah masing-masing. Perkembangan kondisi mereka tetap dipantau oleh tenaga medis,” demikian keterangan Camat Kalapanunggal, R. Ade Akhsan Bratadiredja, dalam laporan perkembangan kejadian tersebut.
Gejala Mulai Dilaporkan pada Sabtu
Kasus tersebut mulai dilaporkan pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, kader Posyandu Desa Kadununggal menyampaikan informasi kepada bidan desa dan kepala desa mengenai sejumlah warga yang mengalami mual, muntah, demam, dan diare.
Baca Juga : Mobil Gran Max Terbakar Hebat di Sukaraja Sukabumi, Pasutri Selamat Usai Terdengar Letupan Mesin
Menindaklanjuti laporan tersebut, bidan desa berkoordinasi dengan petugas surveilans untuk melakukan pemeriksaan lapangan, mengambil sampel makanan, serta melaporkan kejadian kepada Kepala UPTD Puskesmas Kalapanunggal.
Warga yang mengalami gejala kemudian diarahkan untuk mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Kalapanunggal.
Laporan kejadian selanjutnya disampaikan kepada Camat Kalapanunggal pada Sabtu malam sekitar pukul 18.45 WIB. Camat menginstruksikan agar penanganan segera dilakukan dan pasien yang membutuhkan perawatan lebih intensif dapat dirujuk ke RSUD Sekarwangi.
Satu Pasien Sempat Dirujuk ke RSUD Sekarwangi
Berdasarkan rekapitulasi per Minggu (11/10/2026) pukul 17.00 WIB, dari total 41 pasien, sebanyak 25 orang telah diperbolehkan pulang, satu orang dirujuk ke RSUD Sekarwangi, sedangkan 15 orang lainnya masih menjalani perawatan di PONED Puskesmas Kalapanunggal.
Dari sisi usia, pasien terdiri atas dua anak berusia 0–5 tahun, 10 orang berusia 6–17 tahun, 26 orang berusia 18–60 tahun, serta tiga orang berusia di atas 60 tahun.
Baca Juga : Polemik Batalyon 345 Maung Sancang Sukabumi: Eks HGU PTPN dan Nasib Petani
Pemantauan dilakukan oleh unsur pemerintah kecamatan bersama Forkopimcam, tenaga kesehatan Puskesmas Kalapanunggal, tim surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, pemerintah desa, serta kader Posyandu setempat.
Penyebab Masih Menunggu Hasil Laboratorium
Hingga laporan terakhir disusun, penyebab pasti kejadian tersebut belum diketahui. Sampel makanan telah diambil untuk pemeriksaan, sementara hasil uji laboratorium dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) masih ditunggu.
Karena itu, dugaan keracunan makanan dalam acara syukuran pernikahan tersebut masih memerlukan konfirmasi berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.
Pemerintah dan tenaga medis tetap memantau kondisi warga yang sebelumnya mengalami gejala agar perkembangan kesehatan mereka dapat diketahui setelah kembali ke rumah masing-masing.













Respon (1)