Pria Diduga Ambil HP di Masjid Hilang Usai Lompat ke Sungai Cicatih

Pria tenggelam di sungai Cicatih, Parungkuda diduga sebelumnya mengambil HP milik warga di sebuah masjid. (Foto: Istimewa)

METROSUKABUMI.com – Seorang pria yang diduga mengambil telepon genggam (HP) milik warga di sebuah masjid di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan hilang setelah melompat ke Sungai Cicatih saat dikejar warga, Rabu (14/10/2026).

Hingga informasi terakhir diterima, pria tersebut belum ditemukan. Identitasnya juga belum diketahui secara pasti.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parungkuda, Mochammad Ramdan, mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat mengenai seorang pria yang diduga tenggelam di aliran Sungai Cicatih.

“Menurut informasi dari masyarakat, orang tersebut diduga mengambil handphone. Ketika ditanya oleh warga, dia melarikan diri hingga melompat ke kali,” ujar Ramdan.

Baca Juga : Curanmor Sukabumi Terbongkar, Polsek Jampangkulon Tangkap Tiga Terduga Pelaku di Dua Kabupaten

Peristiwa itu bermula ketika pria tersebut diduga mengambil HP di sebuah masjid di wilayah Kecamatan Parungkuda. Setelah ditanya warga, pria itu kemudian melarikan diri.

Warga mengejarnya hingga ke sekitar Jembatan Perumahan Mayanti. Dalam pelarian tersebut, pria itu melompat ke Sungai Cicatih.

Berdasarkan keterangan warga yang diterima petugas, pria tersebut sempat terlihat muncul di permukaan sungai di kawasan Kampung Bojongsari, Kecamatan Ciambar, sekitar pukul 02.00 WIB.

Namun, setelah kemunculan tersebut, keberadaannya kembali tidak diketahui.

“Terakhir, orang tersebut sempat muncul di sekitar Kali Cicatih, Kampung Bojongsari, Ciambar sekitar pukul 02.00 WIB. Sampai sekarang belum ditemukan dan belum ada tanda-tanda keberadaan korban,” kata Ramdan.

Baca Juga : Diduga Hendak Tawuran, 4 Pelajar SMP Asal Parungkuda Diamankan di Cibadak

Menindaklanjuti laporan tersebut, P2BK Parungkuda melakukan koordinasi dan asesmen di lokasi untuk mendukung penanganan awal serta upaya pencarian.

Ramdan menyebut pencarian direncanakan berlangsung hingga menjelang Magrib. Meski demikian, belum ada informasi lebih lanjut mengenai hasil akhir pencarian dalam laporan tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena pria yang awalnya dikejar warga akibat dugaan pengambilan HP justru dilaporkan hilang setelah masuk ke aliran sungai.

Dugaan pengambilan HP tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak berwenang. Sementara itu, keberadaan pria tersebut menjadi hal utama yang perlu dipastikan melalui upaya pencarian..

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *