Diduga Hendak Tawuran, 4 Pelajar SMP Asal Parungkuda Diamankan di Cibadak

Empat pelajar SMP asal Parungkuda diamankan setelah ditemukan di wilayah Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. (Foto : Metrosukabumi.com)

METROSUKABUMI.com – Empat pelajar sekolah menengah pertama (SMP) asal Kecamatan Parungkuda diamankan aparat Desa Ciheulang Tonggoh bersama warga di Kampung Cimanggu, RW 06, Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Keempat pelajar tersebut diamankan pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Mereka diduga hendak terlibat aksi tawuran setelah datang ke wilayah Cibadak dan berkumpul di kawasan permukiman warga.

Saat diamankan, keempat pelajar diketahui merupakan siswa SMP Dharma Bangsa Palasari, Kecamatan Parungkuda. Mereka juga ditemukan mengalami luka ringan pada bagian tangan dan punggung.

Baca Juga : Cut and Fill PT Cosmo di Cikembar Dipersoalkan, Warga Soroti Dokumen Lingkungan

Sekretaris Desa Ciheulang Tonggoh, Nurdin, mengatakan pengamanan bermula dari laporan warga yang merasa resah melihat sekelompok anak sekolah berkumpul pada malam hari.

“Begitu ada laporan dari warga, saya langsung ke TKP bersama Kadus dan Satgas Linmas. Di lokasi ada empat orang anak yang kemudian kami amankan,” kata Nurdin.

Dari pemeriksaan awal, para pelajar mengaku datang dari wilayah Parungkuda setelah berkomunikasi melalui media sosial. Namun, pihak desa belum mengetahui secara pasti dengan siapa mereka berjanji maupun kelompok sekolah yang menjadi tujuan pertemuan.

“Anak-anak ini mengaku datang dari wilayah Parungkuda. Saat ditanya, mereka menyampaikan informasi sudah janjian melalui media sosial. Tetapi kami belum mengetahui mereka janjian dengan sekolah mana,” ujarnya.

Baca Juga : Truk Angkut Keramik Terguling di Tanjakan Palasari Sukabumi, Diduga Tak Kuat Menanjak

Aparat desa kemudian mengamankan sebuah benda yang diduga akan digunakan untuk tawuran. Barang tersebut turut diserahkan kepada pihak kepolisian untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, keempat pelajar tersebut langsung dievakuasi. Mereka sempat dibawa menggunakan ambulans desa ke IGD RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis akibat luka ringan sebelum diserahkan ke Polsek Cibadak.

Nurdin menyebut para pelajar mengaku luka yang dialami terjadi karena terjatuh dari sepeda motor saat dalam perjalanan menuju wilayah Cibadak.

Baca Juga : Mobil Plat Merah Muncul di Kantor NasDem Sukabumi, Sopir Wali Kota: Cuma Mampir Antar Nasi

Sementara itu, kasus tersebut kini ditangani Unit Reserse Polsek Cibadak. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui rangkaian kejadian sebenarnya, termasuk menelusuri komunikasi melalui media sosial dan asal-usul benda yang diamankan.

“Senjata itu langsung kami amankan. Kami berinisiatif membawa anak-anak ke Polsek Cibadak untuk dilaporkan. Untuk lukanya, mereka dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Nurdin.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti apakah keempat pelajar tersebut benar-benar akan melakukan tawuran. Polisi masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para pelajar untuk mengungkap tujuan kedatangan mereka ke wilayah Ciheulang Tonggoh.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *