Gaspol Tanpa KTP Lama, Samsat Cibadak Diserbu Warga! Bupati: Ini Kebijakan Pro-Rakyat

Samsat Cibadak diserbu warga. Antrean memanjang, pelayanan dikebut.

Bupati Sukabumi Asep Japar saat mengunjungi Samsat Cibadak. Foto : Istimewa

JMETROSUKABUMI.com – Kebijakan baru Gubernur Jawa Barat soal perpanjangan STNK tanpa KTP pemilik lama langsung berdampak. Samsat Cibadak diserbu warga. Antrean memanjang, pelayanan dikebut.

Bupati Sukabumi Asep Japar turun langsung mengecek kondisi tersebut, Jumat (17/4). Ia datang bersama Wakil Bupati H. Andreas untuk memastikan layanan berjalan tanpa hambatan.

“Pelayanan di Samsat Cibadak ini luar biasa. Kami sudah lihat juga di Palabuhanratu, standar pelayanannya konsisten,” tegas Asep di lokasi.

Kebijakan tanpa KTP pemilik lama jadi magnet utama. Selama ini, banyak warga kesulitan memperpanjang STNK karena tidak lagi memiliki akses ke pemilik kendaraan sebelumnya.

“Ini solusi konkret. Masyarakat yang selama ini terhambat, sekarang bisa langsung mengurus. Ini kebijakan yang sangat membantu,” jelasnya.

Baca Juga: Dudung Turun Gunung, Huntap Tahan Bencana di Cisolok Diresmikan

Asep menilai, kebijakan tersebut bukan sekadar kemudahan administratif, tapi juga strategi meningkatkan kepatuhan pajak kendaraan.

“Kami berterima kasih kepada Gubernur Jawa Barat. Ini kebijakan pro-rakyat yang dampaknya langsung dirasakan,” tandasnya.

Di sisi lain, Kepala UPTD P3DW Sukabumi I Cibadak, Rendy Supriyatna, memastikan pelayanan tetap transparan meski terjadi lonjakan wajib pajak. Bahkan, keluhan masyarakat justru menurun drastis.

“Pojok pengaduan sekarang sepi. Artinya pelayanan kami berjalan maksimal,” ujarnya.

Baca Juga: Kejar 15 Hari, Pemkab Sukabumi Kebut Groundcheck Tahap II PBI JK

Rendy juga memberi peringatan keras ke internal. Tidak ada toleransi bagi petugas yang bermain-main dalam pelayanan.

“Kami jaga integritas. Kalau ada pelanggaran, sanksi tegas pasti diberikan,” tegasnya.

Lonjakan pembayaran pajak pun membawa dampak positif bagi daerah. Dana bagi hasil dipastikan meningkat dan berpotensi memperkuat pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

Dalam kunjungan tersebut, bupati juga sempat berdialog dengan warga. Mayoritas mengaku terbantu dengan kebijakan baru ini.

Usai peninjauan, agenda dilanjutkan dengan rapat koordinasi bersama jajaran UPTD P3DW untuk memastikan pelayanan tetap prima di tengah tingginya antusiasme masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *