METROSUKABUMI.com – Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, tepatnya di wilayah Karangtengah, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Peristiwa yang terjadi saat jam bubaran karyawan pabrik itu sempat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas dari kedua arah. Sebuah truk Hino bernomor polisi B 9279 TIT yang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor diduga kehilangan kendali hingga menabrak sejumlah kendaraan di depannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika arus kendaraan sedang padat merayap. Di depan truk terdapat sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi F 1583 TI dan sepeda motor Honda Beat berwarna pink bernomor polisi F 6689 UAW yang sedang berada di tengah jalan dan hendak berbelok ke arah Nagrak.
Pengendara Honda Beat diketahui bernama Asep Awaludin (28), warga Kecamatan Nagrak. Saat kejadian, Asep baru saja menjemput istrinya dari kawasan pabrik Daehan Global.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Karangtengah, Truk Tronton Tabrak Motor hingga Tiga Mobil
“Posisinya saya mau belok ke arah Nagrak setelah jemput istri dari pabrik. Tiba-tiba dari belakang ada truk yang menabrak,” ujar Asep di lokasi kejadian.
Benturan keras membuat sepeda motor yang dikendarainya mengalami kerusakan cukup parah. Korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Tak hanya menghantam kendaraan di depannya, truk tersebut juga sempat bergerak mundur setelah tabrakan pertama terjadi. Akibatnya, dua kendaraan yang berada di belakang truk turut menjadi korban.
Kedua kendaraan tersebut yakni Toyota Rush bernomor polisi F 1466 VH dan Toyota Calya bernomor polisi B 1473 CQP yang sama-sama melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor.
Sementara itu, anggota Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Bripka Yuda, mengatakan hasil pemeriksaan sementara mengarah pada dugaan kendaraan truk mengalami gangguan sistem pengereman saat melintas di lokasi kejadian.
“Dugaan sementara kendaraan tronton mengalami rem blong atau lolos rem. Namun penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman petugas,” ujar Bripka Yuda kepada wartawan di lokasi kejadian.
Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang melibatkan lima kendaraan tersebut. Seluruh korban hanya mengalami luka ringan dan kerugian materi akibat kerusakan kendaraan.
“Alhamdulillah tidak ada korban meninggal dunia. Kerugian yang ditimbulkan sementara hanya kerugian material pada kendaraan yang terlibat kecelakaan,” katanya.
Untuk kepentingan penyelidikan, seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan petugas. Polisi juga telah meminta keterangan dari para pengemudi dan saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
“Saat ini kendaraan yang terlibat kami amankan terlebih dahulu. Selanjutnya para pihak akan melakukan musyawarah terkait penyelesaian kejadian tersebut,” pungkasnya.












