METROSUKABUMI.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi kembali melakukan tes aktivasi sirine peringatan dini tsunami, Sabtu (26/9/2026).
Pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan sistem peringatan dini tsunami tetap berfungsi dan mengetahui kondisi perangkat di sejumlah titik pemantauan.
Dalam pengetesan kali ini, Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi memantau satu room utama aktivasi dan lima site yang tersebar di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Hasilnya, sebagian besar perangkat berfungsi dengan baik. Namun, terdapat dua titik yang ditemukan mengalami kendala teknis.
Baca Juga : Rotasi Besar Polres Sukabumi, 14 Pejabat Dapat Jabatan Baru
Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat, sirine di SDKP Site masih berbunyi, tetapi suara mengalami gangguan karena terdengar terputus dan kemudian hilang.
Sementara sirine di Desa Loji, Kecamatan Simpenan, juga berhasil berbunyi. Hanya saja, suara yang dihasilkan dinilai kurang nyaring.
Adapun room utama aktivasi di Kantor BPBD Kabupaten Sukabumi berfungsi dengan baik.
Begitu juga dengan site Balawista, Geopark, dan Kelurahan Palabuhanratu. Ketiga perangkat tersebut dilaporkan berbunyi normal tanpa kendala saat dilakukan pengujian.
Baca Juga : Cegah Pohon Tumbang, BPBD Sukabumi Tebang Mahoni Tua di Jalur Nasional Cibadak
Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, sebelumnya menjelaskan bahwa aktivasi sirine merupakan agenda rutin untuk memastikan perangkat peringatan dini tsunami tetap berfungsi.
“Aktivasi ini rutin dilakukan untuk mengecek apakah alat berfungsi atau tidak. Aktivasi tetap dilakukan di Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi setiap tanggal 26 setiap bulannya,” kata Daeng.
Menurut Daeng, pengujian tersebut juga berkaitan dengan kesiapsiagaan menghadapi potensi tsunami di wilayah pesisir Kabupaten Sukabumi.
Pada tes 26 September 2026 ini, hasil pemantauan menunjukkan empat titik berfungsi baik, sedangkan dua titik masih ditemukan kendala pada kualitas suara.
Baca Juga : 3,8 Hektare Lahan Kosong di Cikundul Sukabumi Terbakar, Damkar Kesulitan Cari Sumber Air
Berikut hasil pengetesan sirine peringatan dini tsunami:
Room utama BPBD Kabupaten Sukabumi: berfungsi baik.
SDKP Site: berbunyi, tetapi suara terputus dan hilang.
Balawista Site: berfungsi baik.
Geopark Site: berfungsi baik.
Kelurahan Palabuhanratu: berfungsi baik.
Desa Loji, Kecamatan Simpenan: berbunyi, tetapi suara kurang nyaring.
Baca Juga : 400 Dapur SPPG di Sukabumi Jadi Sorotan, Potensi Retribusi PBG Capai Rp2 Miliar
Tes berkala tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan perangkat Tsunami Early Warning System (TEWS) dapat memberikan peringatan apabila terjadi kondisi yang berpotensi menimbulkan tsunami.
BPBD Kabupaten Sukabumi juga mengingatkan masyarakat agar memahami bahwa aktivasi sirine berkala merupakan bagian dari pengujian sistem dan kesiapsiagaan bencana.













Respon (1)