SUKABUMI – Ambruknya tiga ruang kelas di SMP Negeri 3 Pabuaran, Desa Ciwalat, Kecamatan Pabuaran, langsung mendapat perhatian Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Kepala Dinas Pendidikan, Deden Sumpena, memastikan perbaikan bangunan yang rusak akan diprioritaskan.
Deden mengaku langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melihat kondisi bangunan secara langsung sekaligus melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah setempat.
“Hari ini saya sedang menuju ke lokasi. Insya Allah ini akan menjadi prioritas untuk segera dibangun kembali,” ujar Deden saat dikonfirmasi metrosukabumi.com, Rabu (1/3).
Meski tiga ruang kelas tidak lagi dapat digunakan, kegiatan belajar mengajar tidak dihentikan total. Pihak sekolah memilih menyesuaikan dengan kondisi yang ada agar proses pembelajaran tetap berjalan.
“Siswa tidak dipulangkan. Untuk sementara kegiatan belajar menyesuaikan dan menggunakan ruang kelas yang masih tersedia,” jelas Deden.
Sebelumnya, tiga ruang kelas di SMPN 3 Pabuaran dilaporkan ambruk pada Senin (30/3) sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa terjadi saat cuaca cerah dan diduga kuat dipicu kondisi bangunan yang sudah tua dan lapuk.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerusakan parah pada tiga ruang kelas membuat sekolah harus melakukan penyesuaian darurat demi menjaga keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.












