Kecelakaan Beruntun di Parungkuda Sukabumi, Ini Kata Polisi !

Petugas Satlantas Polres Sukabumi melakukan olah TKP kecelakaan beruntun di perempatan lampu merah Exit Tol Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin (8/6/2026). (Foto : Metrosukabumi.com)

METROSUKABUMI.com – Pengemudi yang mengantuk diduga menjadi penyebab kecelakaan beruntun di perempatan lampu merah Exit Tol Parungkuda, tepatnya di Kampung Pangadegan, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin (8/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, seorang pedagang tahu keliling mengalami luka berat setelah tertabrak kendaraan yang hilang kendali. Selain itu, dua kendaraan roda empat mengalami kerusakan cukup parah dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp25 juta.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo menjelaskan, kecelakaan bermula saat Toyota Rush bernomor polisi F 1292 VC yang dikemudikan Ujang Koswara (61), warga Kampung Bojong Kokosan, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, melaju dari arah Sukabumi menuju Parungkuda.

Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi karena mengantuk. Kendaraan yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi itu kemudian oleng ke kanan hingga menghantam median pembatas jalan.

“Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Pengemudi juga mengaku mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi saat mengemudi. Akibatnya kendaraan oleng ke kanan dan menabrak median pembatas jalan,” ujar Ipda Wangsit.

Baca Juga: Kecelakaan di Gerbang Exit Tol Parungkuda Tabrak Pedagang Tahu: Pengemudi Ngantuk Berat

Setelah menabrak median, Toyota Rush masuk ke jalur berlawanan dan menghantam bagian samping kanan Daihatsu Xenia yang dikemudikan Lukman Nurhakim (35), warga Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Benturan keras membuat Toyota Rush kembali bergerak ke sisi kiri jalan. Nahas, kendaraan tersebut kemudian menabrak Odang Sopian (55), pedagang tahu keliling yang saat itu berada di sekitar median jalan. Laju kendaraan baru terhenti setelah menghantam tiang penerangan jalan umum (PJU).

Akibat kejadian itu, Odang mengalami luka berat berupa luka sobek terbuka di bagian belakang kepala dan patah tulang pada kaki kanan. Korban langsung mendapatkan penanganan medis.

“Korban mengalami luka berat dan segera mendapatkan penanganan medis,” katanya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, polisi menduga kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengemudi yang mengantuk saat berkendara.

“Diduga pengemudi Toyota Rush kehilangan konsentrasi karena mengantuk sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan, menabrak median jalan, kemudian masuk ke jalur berlawanan dan terjadi tabrakan dengan kendaraan lain serta seorang pejalan kaki yang sedang berjualan. Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh faktor penyebab kecelakaan,” jelasnya.

Baca Juga: Debu, Jalan Rusak hingga Kecelakaan, Warga Cisande Kembali Desak Waskita Bertanggung Jawab

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, polisi mengingatkan para pengendara agar tidak memaksakan diri mengemudi saat kondisi tubuh lelah maupun mengantuk.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara. Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat terlebih dahulu demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.

Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi guna penyelidikan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *