Nekat Timbun Pertalite! Polisi Bekuk Pelaku, 272 Liter BBM Subsidi Disikat di Tegalbuleud

Anggota Satreskrim Polres Sukabumi saat menunjukan BBM ilegal. Foto : Istimewa

SUKABUMI – Aksi nekat penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali terbongkar. Satreskrim Polres Sukabumi bergerak cepat dan meringkus seorang pelaku yang kedapatan menimbun pertalite hingga ratusan liter.

Pelaku berinisial M (52), warga Tegalbuleud, diamankan pada Rabu (8/4) pagi sekitar pukul 07.13 WIB di Jalan Raya Kampung Cijoho, Desa Calingcing. Dari tangan pelaku, polisi menyita total 272 liter pertalite yang dikemas dalam galon dan jerigen.

Pengungkapan ini bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya pembelian BBM bersubsidi dalam jumlah besar menggunakan wadah tak semestinya.

Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Hartono mengungkapkan, anggotanya langsung melakukan penyelidikan di sekitar SPBU wilayah Tegalbuleud. Hasilnya, petugas mendapati pelaku tengah mengisi pertalite secara tidak wajar.

“Pelaku menggunakan galon bekas air mineral dan jerigen untuk mengisi BBM. Ini jelas melanggar aturan,” tegasnya.

Tak ingin kecolongan, petugas langsung membuntuti dan menghentikan mobil Toyota Agya merah yang digunakan pelaku. Saat diperiksa, pelaku tak mampu menunjukkan dokumen resmi pengangkutan BBM bersubsidi tersebut.

M (52), warga Tegalbuleud pelaku penimbunan BBM saat di periksa oleh Anggota Satreskrim Polres Sukabumi. Foto : Istimewa

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah membeli pertalite sebanyak 272 liter. BBM itu diduga kuat akan dijual kembali demi meraup keuntungan.

“BBM subsidi itu hak masyarakat. Kalau disalahgunakan seperti ini, jelas merugikan negara dan rakyat,” tandas Hartono.

Selain pelaku, polisi turut mengamankan satu unit mobil, STNK, serta puluhan galon dan jerigen berisi pertalite sebagai barang bukti.

Kini, kasus tersebut masih terus dikembangkan. Polisi tengah memburu kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat dalam praktik ilegal tersebut.

“Tidak ada toleransi. Siapa pun yang bermain-main dengan BBM subsidi akan kami tindak tegas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *