Pasien Keluhkan Pedagang Asongan di RSUD Palabuhanratu, Humas Akui Kucing-kucingan dengan Satpam

Aktivitas pedagang asongan di area rawat inap RSUD Palabuhanratu dikeluhkan pasien. Pihak rumah sakit mengakui pedagang masih berupaya masuk meski telah diperingatkan satpam. (Foto : Ilustrasi AI)

METROSUKABUMI.com – Aktivitas pedagang asongan yang masuk ke area rawat inap RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menuai keluhan pasien. Selain mempertanyakan pengawasan akses ke ruang perawatan, pasien juga menyoroti penampilan petugas kebersihan yang dinilai tidak sesuai standar kerja di lingkungan rumah sakit.

Pasien yang mulai menjalani perawatan pada Minggu (11/10/2026) itu mengaku mendapati pedagang asongan beraktivitas di lorong sekitar Ruang Radiologi dan Ruang Marlin. Menurutnya, aktivitas tersebut berlangsung hampir setiap hari selama dirinya menjalani perawatan.

“Pedagang kue biasanya masuk pagi sekitar pukul 08.00 sampai 10.00 WIB. Kalau pedagang cilok, biasanya terlihat sore sekitar pukul 15.00 WIB,” ungkap BSN salah seorang pasien yang mengeluhkan.

Keberadaan pedagang di area perawatan itu membuat pasien mempertanyakan ketatnya pengawasan keluar-masuk orang di lingkungan rumah sakit.

“Ini kan rumah sakit, tempat orang sakit dirawat. Seharusnya akses ke ruang perawatan benar-benar diawasi. Jangan sampai orang bebas keluar-masuk begitu saja,” keluhnya.

Baca Juga : Bupati Sukabumi Murka! Tarif Parkir RSUD Palabuhanratu Diminta Turun, Parkir Liar Disikat

Menurut pasien, persoalan tersebut bukan semata-mata soal aktivitas jual beli, melainkan juga menyangkut kenyamanan, ketertiban, serta perhatian terhadap kebersihan lingkungan perawatan.

“Pasien di sini sedang menjalani pengobatan. Jadi, lingkungan rumah sakit harus benar-benar dijaga. Jangan sampai aktivitas seperti ini mengganggu kenyamanan pasien,” ujarnya.

Petugas Kebersihan Disorot

Selain aktivitas pedagang asongan, pasien juga menyoroti penampilan petugas kebersihan yang disebut mengenakan kaus olahraga dan sandal jepit saat bekerja.

Menurutnya, pihak rumah sakit perlu memastikan petugas menjalankan pekerjaan sesuai standar operasional prosedur (SOP), termasuk dalam hal pakaian kerja dan perlengkapan yang digunakan.

“Petugas kebersihan juga perlu diperhatikan. Saya melihat ada yang memakai kaus olahraga dan sandal jepit saat bekerja. Seharusnya ada standar pakaian dan perlengkapan kerja yang jelas,” ungkapnya.

Baca Juga : Tiga Hari Dicari, Dua Remaja Bekasi Tewas Terseret Ombak Pantai Cibuaya Sukabumi

Ia berharap keluhan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi manajemen rumah sakit agar pengawasan terhadap pedagang maupun penerapan standar kerja petugas dapat berjalan lebih konsisten.

Humas Akui Pedagang Kerap Kucing-kucingan dengan Satpam

Dikonfirmasi secara terpisah, Humas RSUD Palabuhanratu, Billy Agustian, menegaskan bahwa pedagang asongan tidak diperbolehkan masuk ke area tersebut.

“Dalam aturan tidak boleh, Kang. Satpam kita sudah peringatkan mereka, pedagang tidak boleh masuk,” ujar Billy dikonfirmasi metrosukabumi.com, melalu aplikasi perpesanan, Selasa (13/10/2026).

Meski demikian, Billy mengakui para pedagang masih berupaya masuk kembali meskipun telah mendapat peringatan dari petugas keamanan.

“Sering pedagang itu kejar-kejaran atau kucing-kucingan dengan satpam,” ungkapnya.

Billy menyatakan telah meneruskan keluhan tersebut kepada petugas keamanan untuk ditindaklanjuti. Pengawasan terhadap akses masuk ke area perawatan pun menjadi perhatian agar aturan yang berlaku dapat dijalankan secara konsisten.

“Sudah saya tindak lanjuti ke satpam, Kang,” katanya.

Baca Juga : Tak Perlu ke Bangkok! Festival Kuliner Thailand Hadir di Ramayana Cibadak Sukabumi

Sementara itu, mengenai keluhan terkait pakaian dan alas kaki petugas kebersihan, Billy menyatakan akan menyampaikan informasi tersebut kepada jajaran direksi RSUD Palabuhanratu.

“Kita sampaikan ke direksi,” ujarnya.

Billy menegaskan, pihak rumah sakit akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, termasuk dengan menindaklanjuti berbagai masukan dan keluhan pasien.

“Kami akan selalu berusaha yang terbaik untuk pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *