SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali melakukan penataan dan penguatan struktur birokrasi. Sebanyak 93 aparatur sipil negara (ASN) resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Sukabumi H Asep Japar di Aula Sekretariat Daerah, Rabu (1/4).
Pelantikan tersebut terdiri dari tiga pejabat tinggi pratama dan 90 pegawai yang diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) penuh. Tiga pejabat eselon II B yang dilantik akan mengisi posisi strategis yang sebelumnya kosong, yakni di Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Dinas Arsip dan Perpustakaan.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan turut disaksikan Wakil Bupati Sukabumi H Andreas, Sekretaris Daerah H Ade Suryaman, Inspektur Komarudin, serta jajaran kepala perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menegaskan bahwa pelantikan ASN bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian dari langkah strategis memperkuat kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sukabumi.
“Ini bukan hanya pelantikan formal. Ini adalah komitmen kita untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, sumpah jabatan yang diucapkan para ASN memiliki makna moral dan hukum. Karena itu, setiap pegawai diminta bekerja dengan jujur, adil, dan penuh tanggung jawab.

Bupati juga mengingatkan bahwa ASN merupakan representasi negara di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, sikap dan kinerja aparatur akan langsung memengaruhi kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“ASN harus melayani masyarakat, bukan hanya bekerja secara administratif. Masyarakat sekarang menuntut pelayanan yang cepat, jelas, dan responsif,” ujarnya.
Selain menyoroti profesionalitas, Asep Japar juga menyinggung fenomena meningkatnya kritik publik melalui media sosial. Ia meminta ASN tidak menghindar dari kritik, melainkan menjawabnya dengan penjelasan yang santun dan berbasis data.
“Kalau ada kritik tentang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, atau pelayanan lainnya, ASN harus hadir memberikan penjelasan sesuai kapasitas dan tupoksi. Jangan emosional, tapi jawab dengan informasi yang benar,” pesannya.
Ia menambahkan, menjaga citra Pemerintah Kabupaten Sukabumi bukan hanya tanggung jawab pimpinan, melainkan seluruh ASN. Untuk itu, para pegawai diminta menjadi teladan dalam integritas, disiplin, serta etika pelayanan.
“ASN harus menjadi role model di tengah masyarakat. Integritas harus dijaga, dan suasana kerja harus tetap kondusif,” katanya.
Adapun tiga pejabat tinggi pratama yang resmi dilantik yakni:
Deni Yudono sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
Ganjar Anugrah sebagai Kepala BKPSDM
Dadang Rustandi sebagai Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan.
Dengan pelantikan ini, Pemkab Sukabumi berharap kekosongan jabatan strategis yang selama ini diisi pelaksana tugas dapat segera teratasi sehingga kinerja organisasi perangkat daerah menjadi lebih optimal dan terarah.












