Metrosukabumi.com – Bencana beruntun melanda wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu malam (11/4/2026). Hujan deras disertai cuaca ekstrem memicu tanah longsor dan rumah ambruk hanya dalam rentang waktu dua jam.
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di Kampung Kongsi Wetan RT 03/04, Desa Caringin Wetan. Sebuah rumah dilaporkan ambruk akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan tersebut.
Data sementara mencatat, sedikitnya dua kepala keluarga dengan total 15 jiwa terdampak dalam kejadian ini. Beruntung tidak ada laporan korban jiwa, namun pemilik rumah terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Caringin langsung bergerak setelah menerima laporan dari perangkat desa. Koordinasi dilakukan dengan pihak kecamatan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk penanganan awal di lokasi.
Baca Juga:
Diterjang Longsor Saat Hujan Menggila, Rumah Warga di Sukalarang Hancur, Penghuni Terpaksa Mengungsi
“Langkah cepat kami lakukan untuk asesmen dan memastikan kondisi warga terdampak. Saat ini korban sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ujar P2BK Caringin, Usman.
Belum reda dampak kejadian tersebut, bencana kembali terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Kali ini, tanah longsor menerjang Kampung Caringin Hilir RT 03/01, Desa Caringin Kulon, setelah hujan deras mengguyur wilayah itu dalam durasi cukup lama.
Material tanah yang labil longsor dan mengancam area permukiman warga. Hingga kini, dampak detail dari kejadian longsor masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.
Meski demikian, upaya penanganan darurat langsung dilakukan. Warga bersama aparat gabungan bahu-membahu membersihkan material longsor secara gotong royong untuk mencegah dampak lanjutan.
Baca Juga: Rumah Warga di Cihamerang Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik
Sejumlah unsur turut diterjunkan ke dua lokasi bencana, di antaranya Satpol PP, Tagana, pemerintah desa setempat, Polsek Caringin, serta tim P2BK.
Kebutuhan mendesak saat ini terutama untuk korban rumah ambruk berupa bahan bangunan guna perbaikan tempat tinggal yang rusak.
BPBD Kabupaten Sukabumi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Warga yang tinggal di wilayah rawan longsor maupun bangunan tidak layak huni diminta segera melakukan langkah antisipasi guna menghindari risiko lebih besar.
Dengan dua kejadian dalam satu malam, Caringin menjadi pengingat bahwa ancaman bencana bisa datang kapan saja terutama saat cuaca ekstrem masih membayangi wilayah Sukabumi.












