Metrosukabumi.com – Warga Perumahan Fitra Pratama Residence, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, dibuat geram setelah fasilitas yang dijanjikan sejak awal pemasaran tak kunjung dibangun.
Alih-alih berdiri megah, kolam renang waterboom dan aula yang digadang-gadang jadi daya tarik utama justru tak berwujud hingga kini.

Ketua lingkungan, Roni Melias, tak menutupi kekecewaan warga. Ia menyebut, janji pembangunan fasilitas umum itu sejak awal jadi “jualan utama” developer untuk menarik pembeli.
“Dulu dijanjikan ada waterboom. Tapi setelah kami datangi dan rapatkan, jawabannya malah tidak akan dibangun. Ini jelas mengecewakan,” ujar Roni kepada wartawan, Kamis (16/4).
Baca Juga : Longsor Ganda Terjang Nagrak, 6 Rumah Terancam, Tebing Ambrol Usai Hujan Deras
Kekecewaan itu bukan tanpa aksi. Warga sudah menempuh jalur komunikasi hingga melayangkan somasi resmi pada 17 Maret 2026. Namun, respons yang diharapkan tak kunjung datang.
“Somasi sudah kami kirim. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Padahal itu yang jadi pertimbangan kami beli rumah di sini,” lanjut Roni.
Tak hanya waterboom, warga juga menuntut pembangunan aula sebagai fasilitas sosial. Mereka menilai developer ingkar komitmen setelah unit perumahan laku terjual.
“Jangan hanya fokus jualan. Setelah laku, janji ke konsumen dilupakan. Ini yang kami tidak terima,” katanya.
Baca Juga : Longsor Terjang Sukalarang, Satu Warga Cibadak Tewas Tertimbun Tebing
Hingga berita ini diturunkan, pihak developer Fitra Pratama Residence belum memberikan keterangan resmi. Sikap bungkam ini justru memicu tanda tanya besar di kalangan warga.
Jika tak ada kejelasan, bukan tak mungkin persoalan ini berlanjut ke jalur hukum. Warga mengaku siap memperjuangkan hak mereka sampai tuntas.












