Truk Pengangkut Tanah Ke Proyek Bocimi Bikin Jalan Licin, Viral Dikeluhkan Warga, Damkar Turun Tangan

Petugas Damkar sedang melakukan penyemprotan jalan licin akibat proyek Bocimi yang dikeluhkan warga sekitar. Foto: Istimewa.

USUKABUMI – Keluhan warga soal jalan licin dan berceceran tanah di jalur alternatif Nagrak–Cibadak akhirnya berbuah tindakan. Setelah viral di media sosial, petugas pemadam kebakaran (damkar) turun langsung melakukan penyemprotan di ruas jalan Kabupaten, tepatnya di Kampung Legokpicung dan Babakan, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Selasa (14/4).

Aksi sigap ini dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan yang dinilai membahayakan pengendara. Lumpur dan tanah yang menumpuk di badan jalan disebut berasal dari aktivitas truk pengangkut material proyek Tol Bocimi Seksi III yang hilir mudik sepanjang hari.

Petugas dari Damkar Posko V Cibadak bersama unsur P2BK Nagrak dan Cibadak melakukan pembersihan dengan cara menyemprot badan jalan agar tidak lagi licin. Warga setempat pun ikut membantu proses penanganan di lapangan.

Baca Juga: Debu Proyek Tol Bikin Sesak, Warga Karangtengah Minta SOP Ditegakkan

“Dasarnya laporan masyarakat. Jalan jadi licin karena tanah dari aktivitas truk proyek. Ini cukup membahayakan pengguna jalan,” ujar Mawaldi petugas P2BK Kecamatan Cibadak di lokasi.

Selain damkar dan petugas kebencanaan, pihak proyek juga tampak berada di lokasi saat proses mitigasi berlangsung. Penyemprotan difokuskan pada titik-titik yang paling parah terdampak tanah.

Sejumlah warga mengaku lega dengan adanya penanganan tersebut. Namun, mereka berharap ada solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Baca Juga: Banjir Bandang dan Longsor Terjang Nyalindung, Jalur Sukabumi–Sagaranten Sempat Lumpu

“Kalau cuma disemprot, nanti kotor lagi. Harus ada tindakan dari pihak proyek supaya tanah tidak berceceran ke jalan,”Keluh Romli (30) seorang warga.

Diketahui, jalur alternatif Karangtengah–Nagrak memang kerap dilalui kendaraan berat pengangkut tanah proyek. Minimnya pengawasan terhadap muatan truk diduga menjadi penyebab utama kondisi jalan kotor dan licin.

Petugas mengimbau pengendara tetap berhati-hati saat melintas, terutama saat hujan turun karena kondisi jalan rawan tergelincir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *