METROSUKABUMI.com – Pemandangan tak biasa terlihat di ruas Jalan Parakansalak-Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Sejumlah tanaman hias dipasang warga tepat di tengah badan jalan yang berlubang sebagai penanda bagi pengendara agar lebih waspada saat melintas.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap keselamatan pengguna jalan sekaligus sindiran terhadap lambannya penanganan kerusakan infrastruktur yang hingga kini belum kunjung diperbaiki.
Pantauan di lokasi, lubang menganga berada di tengah ruas jalan yang menjadi jalur utama penghubung Kecamatan Parakansalak dan Kecamatan Cidahu. Setiap hari, jalan tersebut dilalui berbagai kendaraan, mulai dari pelajar, pekerja, hingga masyarakat yang beraktivitas dan mengangkut hasil pertanian.
Moch Syefi, 33, warga sekitar, mengatakan pemasangan tanaman hias dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang rusak.
“Ruas jalan ini merupakan akses warga setiap hari, mulai dari siswa sekolah, karyawan hingga aktivitas masyarakat lainnya. Kalau kondisinya seperti ini, kami khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Menurut Syefi, kerusakan jalan yang terus dibiarkan berpotensi membahayakan keselamatan pengendara, terutama pada malam hari atau saat hujan ketika lubang tertutup genangan air.
“Kalau terus dibiarkan tentu sangat berbahaya bagi pengguna jalan yang melintas,” tegasnya.
Keluhan serupa disampaikan Ramdani, 41, warga Kecamatan Parakansalak yang rutin melintasi jalur tersebut. Ia menyebut kerusakan jalan tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan tersebar di beberapa lokasi sepanjang ruas Parakansalak-Cidahu.
Menurutnya, kondisi itu semakin diperparah saat musim hujan akibat sistem drainase yang kurang optimal dan minimnya perawatan berkala.
“Di beberapa titik ruas Parakansalak-Cidahu kondisi jalannya sudah cukup mengkhawatirkan. Ini bisa menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan,” katanya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki ruas jalan tersebut agar kembali layak dan aman digunakan masyarakat.
“Kami berharap ada perbaikan secepatnya. Kondisi jalan rusak seperti ini sudah kami rasakan bertahun-tahun. Kami juga ingin menikmati jalan yang layak dan nyaman,” pungkas Ramdani.












