METROSUKABUMI.com – Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan kereta api tanpa penjaga di wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/6). Sebuah truk boks yang melintas di perlintasan alternatif Kampung Babakan, Desa Karangtengah, dihantam Kereta Api Pangrango relasi Sukabumi-Bogor.
Benturan keras itu tak hanya menyeret truk hingga keluar jalur rel, tetapi juga mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terseret sekitar 15 meter bersama kendaraannya.
Korban diketahui bernama Dody (43), warga asal Kecamatan Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan. Selama ini, korban diketahui tinggal di Kampung Babakan, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu truk boks melaju dari arah Nagrak menuju Cibadak dan melintasi perlintasan sebidang tanpa penjagaan. Di saat bersamaan, Kereta Api Pangrango datang dari arah Sukabumi menuju Bogor.
Tabrakan tak dapat dihindari. Truk boks terlempar ke sisi rel dan turut menyeret seorang pengendara motor serta seorang warga yang sedang beraktivitas mengangkut sampah di sekitar lokasi.
Kepala Desa Karangtengah, Agung Pratama Putra, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, selain satu korban meninggal dunia, sopir dan kenek truk boks serta seorang warga bernama Siki mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Informasi yang kami terima dari Ketua RW, telah terjadi kecelakaan di perlintasan jalan alternatif. Satu unit truk tertabrak kereta api dan benturan itu juga mengenai warga yang berada di sekitar lokasi,” ujarnya.
Agung mengungkapkan, terdapat sedikitnya tiga perlintasan kereta api yang dinilai rawan kecelakaan di wilayah Desa Karangtengah. Yakni perlintasan Cireundeu, Selawi Babakan, dan Kamandoran.
Menurutnya, sejumlah kecelakaan serupa sebelumnya juga telah memakan korban jiwa. Karena itu, pemerintah desa mendesak PT KAI segera menempatkan petugas resmi di titik-titik perlintasan tersebut.
“Kami berharap ada perhatian serius dari PT KAI dan instansi terkait. Jangan sampai kejadian serupa kembali memakan korban,” tegasnya.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan. Petugas kepolisian bersama tim medis melakukan evakuasi korban serta pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.












