79 Santri Pondok Pesantren Baiti Jannati Dirawat di RSUD Al Mulk, Diduga Alami Gejala Keracunan MBG

Puluhan santri Pondok Pesantren Baiti Jannati mendapat penanganan medis di RSUD Al Mulk Kota Sukabumi setelah mengalami sejumlah keluhan kesehatan, Sabtu (15/8/2026). (Foto : Ikbal BK/Metrosukabumi.com).

METROSUKABUMI.com – Sebanyak 79 santri Pondok Pesantren Baiti Jannati, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, mendapat penanganan medis di RSUD Al Mulk, Sabtu (15/8/2026).

Puluhan santri tersebut datang secara bertahap sejak sekitar pukul 07.30 WIB. Mereka mengalami sejumlah keluhan kesehatan, mulai dari mual, muntah, pusing hingga nyeri perut.

Direktur RSUD Al Mulk Deni Purnama membenarkan adanya puluhan santri yang menjalani pemeriksaan dan observasi di rumah sakit.

“Kita menerima sampai saat ini ada 79 santri dari Pondok Pesantren Baiti Jannati yang datang ke sini sejak pukul 07.30 pagi,” kata Deni, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, kondisi para santri yang mendapatkan perawatan secara umum mulai membaik. Tim medis masih melakukan observasi untuk memastikan kondisi mereka sebelum diperbolehkan kembali ke pondok pesantren.

Deni mengatakan, apabila hasil pemantauan menunjukkan kondisi pasien stabil, para santri dapat dipulangkan.

“Untuk kondisi pasiennya saat ini sudah mulai membaik dan sedang kita observasi sampai jam 12 nanti. Kalau memang sudah membaik nanti akan kita pulangkan,” ujarnya.

Diduga Berkaitan dengan Makanan

Terkait dugaan keracunan makanan, Deni menegaskan bahwa pihak rumah sakit belum dapat memastikan penyebab keluhan yang dialami puluhan santri tersebut.

Berdasarkan informasi awal yang diterima rumah sakit, gejala yang dialami para santri muncul setelah mereka menyantap makanan di lingkungan pondok pesantren.

“Memang yang disampaikan sebelumnya, setelah mereka menyantap makanan,” kata Deni.

Meski demikian, dugaan tersebut masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Investigasi dilakukan oleh dinas terkait untuk mengetahui penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan pada para santri.

Dengan demikian, belum dapat dipastikan apakah kejadian tersebut berkaitan dengan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau faktor lainnya.

Hingga berita ini ditulis, RSUD Al Mulk masih melakukan pemantauan terhadap kondisi para santri. Hasil pemeriksaan dan investigasi dari pihak terkait diharapkan dapat mengungkap penyebab puluhan santri mengalami keluhan kesehatan secara bersamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *