METROSUKABUMI.com – Pencarian terhadap Ahmad Nadhi Fadilah, 21, korban yang terseret ombak saat berenang di Pantai Karangnaya, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, akhirnya membuahkan hasil.
Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (19/8) sekitar pukul 17.20 WIB. Ahmad diketahui merupakan warga Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terseret ombak saat berenang pada Senin (17/8) sekitar pukul 07.00 WIB.
Memasuki hari ketiga operasi pencarian, personel Basarnas bersama potensi SAR kembali melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban.
Baca Juga : Tahanan Kasus Pencurian Kabur dari Lapas Warungkiara, Tinggal 2 Bulan Lagi Bebas
Pencarian dilakukan dengan berbagai metode. Tim menggunakan rubber boat untuk menyisir wilayah laut hingga sejauh 6 NM dari lokasi kejadian. Penyisiran juga dilakukan melalui jalur darat sejauh 3 kilometer.
Selain itu, tim SAR melakukan pemantauan udara menggunakan drone dengan radius sekitar 400 meter dari lokasi kejadian.
Koordinator Pos SAR Sukabumi Suryo Adianto mengatakan, seluruh metode tersebut dioptimalkan untuk memperluas area pencarian sekaligus mempercepat proses penemuan korban.
“Setelah melakukan pencarian selama beberapa jam, sekitar pukul 17.20 WIB, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada radius sekitar 1 NM dari lokasi kejadian,” ungkap Suryo.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan menuju RSUD Palabuhanratu untuk proses lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Baca Juga : Tamu Kafe di Bantargadung Meninggal, Polisi Dalami Penyebab dan Amankan Sejumlah Barang
Suryo menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan evakuasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bersama-sama melaksanakan operasi pencarian hingga korban berhasil ditemukan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” tambahnya.
Puluhan personel terlibat dalam operasi tersebut. Unsur yang dikerahkan di antaranya Pos SAR Sukabumi, Polairud Polres Sukabumi, Balawista, RAPI Lokal 1, SAKA SAR, Pegawai SBH, Syahbandar, TNI Pos AL Palabuhanratu, Tagana Kecamatan Cikakak, Pemuda Pancasila, Sehati Gerakbersama, serta keluarga korban.
Dengan ditemukannya korban dan selesainya proses evakuasi serta penyerahan kepada keluarga, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Seluruh unsur SAR gabungan kemudian kembali ke kesatuan masing-masing.












