METROSUKABUMI.com – Kabar memilukan datang dari keluarga warga kawasan Bukit Cidahu Asri, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Seorang anak bernama Khairurizal Aghna Ruswandi tengah berjuang melawan kanker mata stadium 4 dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung.
Aghna, yang diketahui merupakan anak yatim, kini membutuhkan dukungan dan doa dari masyarakat. Kondisinya membuat sang ibu, Arlis R Andari, harus mendampingi putranya menjalani serangkaian pengobatan di Bandung.
Arlis menuturkan, kondisi Aghna mulai terdeteksi sekitar enam minggu lalu saat berada di Bandung. Sejak menjalani pemeriksaan, Aghna telah beberapa kali menjalani rawat inap di rumah sakit.
Baca Juga : Berangkat Cari Kerja ke Kalimantan, 15 Warga Sukabumi Malah Terlantar hingga Akhirnya Dipulangkan
Setelah sempat kembali ke rumah singgah, Aghna harus menjalani perawatan lanjutan di Bandung. Ia juga baru saja menyelesaikan kemoterapi selama empat hari berturut-turut.
“Saat ini Aghna masih berada di rumah singgah di Bandung, dan belum bisa pulang ke Cidahu karena masih memiliki jadwal pemeriksaan rutin ke Poli Syaraf di RSHS,” ungkap Arlis.
Perjuangan tersebut tentu tidak mudah bagi keluarga. Selain harus menghadapi kondisi kesehatan Aghna, keluarga juga perlu memenuhi kebutuhan selama menjalani pengobatan serta perjalanan antara Cidahu dan Bandung.
Baca Juga : Sidang Nizam Syafei: Ahli Forensik Ungkap Penyakit Kronis, Kuasa Hukum Ibu Tiri Buka Suara
Arlis berharap masyarakat dapat ikut memberikan doa dan dukungan bagi kesembuhan putranya. Dukungan moril maupun bantuan sesuai kebutuhan keluarga juga diharapkan dapat meringankan perjuangan Aghna selama menjalani pengobatan.
Kisah Aghna menjadi pengingat bahwa dukungan orang-orang di sekitarnya sangat berarti bagi keluarga yang sedang menghadapi ujian berat.
Semoga Aghna diberikan kekuatan dalam menjalani seluruh rangkaian pengobatan dan segera memperoleh kesembuhan. Doa dan dukungan masyarakat menjadi harapan bagi keluarga di tengah perjuangan panjang tersebut.













Respon (1)