Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Tanah Hantam Mobil Box di Pertigaan Jalan Palabuhanratu

Seuah truk pengangkut tanah diduga mengalami rem blong dan menabrak mobil box di pertigaan Jalan Simpang ratu Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/5). (Foto : Metrosukabumi.com)

METROSUKABUMI.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan pertigaan Jalan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/5) sekitar pukul 10.00 WIB. Sebuah truk pengangkut tanah diduga mengalami rem blong hingga menabrak mobil box yang berada tepat di belakangnya.

Peristiwa tersebut sempat menggegerkan pengguna jalan yang melintas. Truk pengangkut tanah bernomor polisi B 9111 U disebut tidak mampu dikendalikan saat melintas di jalur menurun sebelum akhirnya menghantam mobil box bernopol B 9563 PCI.

Salah seorang saksi mata, Agus (45), menuturkan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat. Menurut dia, truk sempat bergerak maju lalu mundur tanpa kendali sebelum menabrak kendaraan di belakangnya.

“Truk pengangkut tanah maju terus mundur lagi, enggak ketahan. Mobil box juga enggak bisa menghindar karena posisinya satu arah dari arah Sukabumi,” ujar Agus kepada wartawan di lokasi kejadian.

Benturan keras menyebabkan bagian depan mobil box mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah pecahan bodi kendaraan berserakan di sekitar lokasi dan sempat menghambat arus lalu lintas dari kedua arah.

Sementara itu, sopir mobil box, Ahmad (29), mengaku terkejut saat truk tiba-tiba meluncur mundur ke arahnya. Saat kejadian, dirinya baru selesai mengantarkan barang dari Tangerang menuju Sukabumi.

“Pas saya mau turun, truk dari arah Sukabumi remnya blong. Depan mobil saya langsung hancur,” ungkap Ahmad.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai jutaan rupiah akibat kerusakan yang dialami kedua kendaraan, terutama mobil box yang bagian depannya ringsek.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi terkait penyebab pasti kecelakaan maupun hasil penanganan di lokasi kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *