Kabar Baik Warga Cibadak! Sumur Bor Dibangun, Akses Air Bersih Mulai Teratasi

Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Benny Syafri meresmikan sumur bor program pembangunan 3.000 titik air bersih di Kampung Nyalindung, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (24/8/2026). (Foto : Metrosukabumi.com)?

METROSUKABUMI.com – Harapan warga Kampung Nyalindung, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, untuk mendapatkan akses air bersih mulai menemukan titik terang. Sumur bor yang dibangun melalui program nasional pembangunan 3.000 titik air bersih “Negara Hadir untuk Rakyat” resmi diresmikan, Senin (24/8/2026).

Peresmian dilakukan Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Benny Syafri, S.H., M.Han., sekitar pukul 13.40 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 orang, mulai dari jajaran Koramil 0607-11/Cibadak, Pemerintah Kecamatan Cibadak, Pemerintah Desa Warnajati, tokoh masyarakat hingga warga setempat.

Ketua RW 07, Yati Nurhayati, mengungkapkan rasa terima kasih atas pembangunan sumur bor tersebut. Menurutnya, fasilitas itu sudah dapat dimanfaatkan warga meski belum seluruhnya tersambung hingga ke rumah-rumah.

“Alhamdulillah walaupun belum bisa sampai ke dapur warga karena belum ada sambungannya, tetapi sudah bisa dimanfaatkan oleh warga khususnya RW 7,” ujar Yati.

Baca Juga : Diduga Aniaya Warga hingga Pingsan, Kades Mekartanjung Sukabumi Dipolisikan

Ia berharap ke depan jaringan air dari sumur bor tersebut dapat segera disalurkan mendekati permukiman warga sehingga masyarakat tidak perlu mengambil air dari lokasi sumur.

Kepala Desa Warnajati Hilmi Nurhikmat mengatakan, keberadaan sumur bor menjadi jawaban atas kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih.

“Air merupakan salah satu kebutuhan dasar kami di sini karena tanpa air kami tidak akan hidup,” katanya.

Hilmi menjelaskan, sumur bor di Kampung Nyalindung merupakan sumber air kedua setelah sebelumnya terdapat fasilitas Pamsimas. Namun, sambungan menuju rumah warga masih membutuhkan dukungan anggaran.

Baca Juga : Wartawan Geruduk Kejari Kabupaten Sukabumi, Soroti Data Proyek dan Dugaan Diskriminasi

Pihak desa, kata dia, juga tengah mengupayakan bantuan melalui CSR PTPN untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah RW 06 yang dinilai cukup rawan kekurangan air.

“Jadi dua wilayah ini di tahun ini sudah terjawab layanan kebutuhan dasarnya berupa air bersih,” ungkapnya.

Selain persoalan air bersih, Hilmi juga berharap adanya dukungan program karya bakti untuk pembangunan jalan di wilayah desa. Usulan tersebut disampaikan karena adanya efisiensi anggaran dana desa.

Sementara itu, Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Benny Syafri mengatakan, pembangunan sumur bor merupakan bagian dari program nasional yang mendorong TNI AD untuk hadir dan menjadi solusi atas persoalan masyarakat.

“Ini merupakan program nasional dari Presiden Prabowo Subianto. Jadi ini titik kedua yang sudah beroperasional di wilayah Kodim 0607/Kota Sukabumi,” ujarnya.

Menurut Benny, pembangunan fasilitas tersebut tidak bisa berjalan tanpa dukungan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, kepolisian hingga masyarakat.

Baca Juga : Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Cibadak Diamankan Polisi, Sempat Nyaris Diamuk Massa

Dia juga mengapresiasi semangat gotong royong warga selama proses pembangunan sumur bor.

“Jiwa kebersamaan dan gotong royong masih sangat terasa di wilayah Kodim 0607/Kota Sukabumi, khususnya di wilayah Cibadak, Kampung Nyalindung,” katanya.

Benny berharap sumur bor tersebut dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Karena itu, masyarakat diminta bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun.

“Harapannya, apa yang menjadi kendala ataupun permasalahan terkait air bersih dengan hadirnya sumur bor ini dapat teratasi, walaupun memang ada hal-hal yang perlu kita sempurnakan lagi,” jelasnya.

Baca Juga : Tiga Rumah di Cibadak Sukabumi Ludes Terbakar, Warga Padamkan Api Pakai Air Kolam

Selain sumur bor, Benny menyebut program nasional di wilayah Kodim 0607/Kota Sukabumi juga mencakup pembangunan jembatan. Dalam dua bulan terakhir, sedikitnya lima jembatan telah dibangun di sejumlah wilayah, yakni Cikembar, Cibadak, Parungkuda, Cisaat dan Sukaraja.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga berencana meresmikan jembatan beton yang masih dalam proses pembangunan di wilayah Sukaraja.

Saat ini, fasilitas sumur bor di Kampung Nyalindung sudah dapat dimanfaatkan warga RW 07 yang meliputi RT 01, RT 02 dan RT 03, serta warga RW 06 yang meliputi RT 01, RT 02 dan RT 03.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan warga terhadap air sungai, pembelian air maupun bantuan distribusi air saat musim kemarau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *