METROSUKABUMI.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Yassierli, mengingatkan generasi muda agar tidak hanya mengandalkan prestasi akademik, tetapi juga menguasai teknologi, meningkatkan kompetensi, dan berani menciptakan peluang kerja di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan robotika.
Pesan tersebut disampaikan Yassierli saat membuka Albacadabra 2026 di SMA Pesantren Unggul Al Bayan, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (12/10/2026). Kegiatan bertema “Wira Utama Asa Pradipa” itu dihadiri sekitar 500 peserta dan undangan.
Menurut Yassierli, perubahan teknologi membawa tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda. Karena itu, mereka perlu membekali diri dengan keterampilan yang relevan agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Ia menekankan lima kunci penting yang harus dimiliki generasi muda, yakni Think (berpikir kritis), Tech (menguasai teknologi), Talk (kemampuan komunikasi), Team (kolaborasi), dan Trust (integritas serta tanggung jawab).
Kelima aspek tersebut dinilai penting untuk membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, produktif, mampu bekerja sama, dan memiliki karakter yang kuat.
Yassierli juga menegaskan bahwa bonus demografi Indonesia perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Jumlah penduduk usia produktif harus didukung kompetensi dan daya saing agar menjadi kekuatan dalam menghadapi persaingan global.
Sementara itu, Kepala SMA Pesantren Unggul Al Bayan, Deden Ramdani, mengatakan Albacadabra bukan sekadar ajang perlombaan antarpelajar. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk membentuk karakter, mengembangkan potensi, mengasah kreativitas dan sportivitas, sekaligus mempererat persahabatan.
Ketua Yayasan Bina Umat Sejahtera Semesta, Tjip Ismail, turut menyoroti pentingnya pendidikan yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan pembentukan karakter. Menurutnya, kedisiplinan, integritas, dan kepedulian sosial perlu menjadi bagian dari proses pendidikan generasi muda.
Kegiatan Albacadabra 2026 juga dihadiri unsur TNI-Polri, perwakilan pendidikan, jajaran pengurus yayasan, tenaga pengajar, siswa-siswi, serta perwakilan orang tua.
Melalui kegiatan tersebut, SMA Pesantren Unggul Al Bayan diharapkan dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, berakhlak, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja dan persaingan global.












