Bangga Kencana di Sukabumi Disorot, Pengasuhan Anak hingga Pencegahan Stunting Jadi Fokus

Kegiatan Sosialisasi Program Bangga Kencana bersama mitra kerja di Hotel Agusta, Kecamatan Cikukulu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan Sosialisasi Program Bangga Kencana bersama mitra kerja di Hotel Agusta, Kecamatan Cikukulu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (28/10/2026). (Foto : Ikbal Bk|Metrosukabumi)

METROSUKABUMI.com – Penguatan ketahanan keluarga menjadi salah satu fokus dalam Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) bersama mitra kerja yang digelar di Hotel Agusta, Kecamatan Cikukulu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan ini mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pembangunan keluarga berkualitas, mulai dari pola asuh anak, pemenuhan gizi seimbang, hingga pencegahan stunting sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Usep, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap sosialisasi Bangga Kencana tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi berlanjut menjadi sinergi nyata dalam pembangunan keluarga di masyarakat.

“Ia berharap kegiatan ini membawa keberkahan bagi masyarakat Sukabumi serta menjadi awal dari sinergi berkelanjutan dalam mendukung pembangunan keluarga,” ujar Usep pada media.

Baca Juga : Warga Tak Mampu Masuk Desil Atas, Zainul Munasichin Soroti Akurasi Data Bantuan

Pada kesempatan yang sama, perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Della Aryati, memaparkan sejumlah program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga). Program tersebut meliputi Tamasya, Genting, Gati, Sidaya, dan Super Apps Keluarga Indonesia.

Menurut Della, program-program tersebut diarahkan untuk mendukung berbagai kebutuhan keluarga, termasuk pengasuhan anak, pencegahan stunting, peningkatan peran ayah dalam keluarga, serta pemberdayaan kelompok lanjut usia.

“Program-program tersebut diharapkan dapat mendukung pengasuhan anak, pencegahan stunting, peningkatan peran ayah, serta pemberdayaan lansia,” jelas Della Aryati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, menekankan pentingnya pola asuh yang tepat dan pemenuhan gizi seimbang untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Baca Juga : Dijanjikan Jadi ART, 4 Anak Asal Sukabumi Malah Jadi Korban Eksploitasi di Solo

Upaya tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama karena kualitas keluarga berkaitan erat dengan proses tumbuh kembang generasi penerus.

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, turut menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Karena itu, pembentukan keluarga perlu disertai kesiapan, kasih sayang, dan tanggung jawab.

Melalui sosialisasi Bangga Kencana, kolaborasi pemerintah, mitra kerja, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Penguatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *