IKN Sukabumi Jalani Monev PTKIS 2026, Rektor Soroti Peningkatan Mutu Pendidikan

Rektor Institut Kharisma Nusantara, Dr. Ade Nurpriatna, S.Ag., M.Ud., bersama tim visitor Monev PTKIS Kopertais Wilayah II Jawa Barat dalam kegiatan monitoring dan evaluasi di kampus IKN, Sukabumi, Selasa (27/10/2026).(Foto : Istimewa)

METROSUKABUMI.com – Institut Kharisma Nusantara (IKN) menjalani kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) yang diselenggarakan Kopertais Wilayah II Jawa Barat, Selasa (27/10/2026). Evaluasi ini menjadi momentum bagi kampus untuk memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi Islam.

Rektor Institut Kharisma Nusantara, Dr. Ade Nurpriatna, S.Ag., M.Ud., bersama jajaran civitas akademika menyambut kedatangan tim visitor yang terdiri atas Prof. Dr. Hj. Aan Hasanah, M.Ed., serta pendamping Abdul Aziz, S.E.

Kegiatan tersebut mencakup evaluasi sejumlah aspek penyelenggaraan perguruan tinggi, mulai dari tata kelola akademik, manajemen sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, hingga pengembangan kurikulum.

Rektor: Evaluasi Menjadi Momentum Pembenahan

Ade Nurpriatna menekankan pentingnya evaluasi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga kualitas institusi.

“Bagi kami, monitoring dan evaluasi ini menjadi momentum penting untuk melihat kembali berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan di IKN. Masukan dari tim visitor diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan agar tata kelola kampus semakin baik dan mutu pendidikan terus meningkat,” ujar Rektor IKN Sukabumi, Ade Nurpriatna, Selasa (27/10/2026).

Menurutnua, monitoring dan evaluasi turut berkaitan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan perguruan tinggi. Penguatan kualitasnya membutuhkan tata kelola yang terukur, pengembangan sumber daya manusia, serta evaluasi dan tindak lanjut yang berkesinambungan.

Dorong Kampus Adaptif terhadap Perkembangan Zaman

IKN mengusung tagline “Expanding Horizons, Shaping the Future” sebagai semangat untuk memperluas wawasan akademik dan mempersiapkan institusi menghadapi dinamika pendidikan tinggi.

Ade menegaskan pentingnya pengembangan kampus yang berorientasi pada kebutuhan mahasiswa dan tantangan masa depan.

“Perguruan tinggi harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Karena itu, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter, serta pengembangan kompetensi mahasiswa perlu menjadi perhatian bersama,” katanya.

Di tengah perubahan teknologi dan kebutuhan dunia kerja, perguruan tinggi dituntut menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga integritas dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Pelaksanaan Monev PTKIS 2026 diharapkan menjadi salah satu pijakan bagi IKN dalam mengidentifikasi prioritas pengembangan institusi.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *