Pedagang Bandel, Aparat Gabungan Tertibkan Bahu Jalan Protokol Cibadak

Banyaknya keluhan masyarakat terkait maraknya pedagang yang menggunakan bahu jalan untuk berjualan.

SUKABUMI – Aparat gabungan kembali melakukan penertiban besar-besaran di sepanjang jalur protokol wilayah Kecamatan Cibadak, Rabu (1/4/2026).

Langkah ini diambil setelah banyaknya keluhan masyarakat terkait maraknya pedagang yang menggunakan bahu jalan untuk berjualan.

Penertiban melibatkan unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi, personel Tentara Nasional Indonesia melalui Babinsa, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Bhabinkamtibmas, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi.

Kasi Trantib Kecamatan Cibadak, Deri Gunadiansyah, mengatakan penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan agar aman dan nyaman bagi pengguna.

“Ini tindak lanjut dari aduan masyarakat. Kita mencoba menertibkan di sepanjang jalur protokol, khususnya area pasar hingga terminal. Tujuannya jelas, supaya pengguna jalan merasa aman dan nyaman, dan bahu jalan tidak lagi digunakan untuk berjualan,” ujarnya.

Menurut Deri, pihak kecamatan tidak serta-merta mengambil tindakan tegas. Ada tahapan yang harus dilalui, mulai dari imbauan hingga koordinasi lintas instansi sebelum penertiban dilakukan.

“Kita sudah lakukan imbauan satu, dua, bahkan tiga kali. Tapi masih banyak yang tidak mengindahkan. Kalau terus seperti ini, tentu kita berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dishub untuk tindakan lebih lanjut,” tegasnya.

Ia mengibaratkan kondisi tersebut seperti menambal ban bocor yang terus berulang. Pelanggaran yang sama kerap terjadi meski para pedagang telah diperingatkan berkali-kali.

Deri pun mengingatkan para pedagang agar mematuhi aturan dan tidak lagi memanfaatkan bahu jalan sebagai tempat berjualan. Selain melanggar ketentuan, aktivitas tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu kelancaran lalu lintas.

Penertiban ini diharapkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu menciptakan ketertiban yang berkelanjutan di wilayah Cibadak. Aparat memastikan pengawasan akan terus dilakukan agar jalur protokol tetap tertib dan lancar.

“Jangan sampai kenyamanan publik dikorbankan demi kepentingan pribadi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *