Polisi Perketat Pengamanan Usai Nobar Persib di Cibadak, Antisipasi Aksi Kekerasan Berulang

Petugas kepolisian melakukan patroli dan pengamanan di jalur nasional Sukabumi–Bogor, wilayah Cibadak, guna mengantisipasi gangguan kamtibmas pasca kegiatan nobar Persib minggu malam (17/5). (Foto :Metrosukabumi)

METROSUKABUMI.com – Aparat kepolisian melakukan pengetatan pengamanan di sepanjang jalur nasional Sukabumi–Bogor, khususnya di wilayah hukum Polsek Cibadak, menyusul kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung yang digelar masyarakat, Minggu (17/5).

Kapolsek Cibadak, Kompol I Djubaedi, mengatakan bahwa pengamanan diperkuat sebagai langkah antisipasi pasca kegiatan nobar yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.

“Pengamanan kami perketat sebagai langkah antisipasi pasca nobar, terutama untuk mencegah kejadian seperti pekan lalu yang menimbulkan korban,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan nobar di wilayah Cibadak tidak terpusat atau terkoordinasi secara resmi. Sebagian besar masyarakat menggelar nobar secara mandiri di sejumlah titik, termasuk di wilayah Nagrak.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada organisasi-organisasi pendukung Persib agar tetap menjaga kondusivitas. Namun karena banyak nobar yang tidak terkoordinir, potensi kerawanan tetap ada,” tambahnya.

Baca Juga: Gempa M 4,6 Guncang Sukabumi, Warga Panik: “Langsung Keluar Rumah!”

Pengamanan ini juga merespons kejadian sebelumnya yang sempat terjadi di beberapa titik seperti Karangtengah, Cibatu, Pasir Sireum, dan Cimahi-Cantayan, yang mengakibatkan korban luka bacok akibat dugaan pengeroyokan oleh orang tak dikenal.

Untuk memastikan situasi tetap aman, jajaran kepolisian menerjunkan personel gabungan dari sejumlah polsek, di antaranya Polsek Cibadak, Caringin, Nagrak, Cikembar, Warungkiara, Cikidang, hingga Jampang Tengah, serta mendapat dukungan dari Polres Sukabumi.

Patroli intensif dilakukan di titik-titik rawan dan jalur utama guna mengantisipasi pergerakan massa serta potensi gesekan antar kelompok.

“Kami fokus pada pencegahan. Harapannya masyarakat bisa menikmati euforia sepak bola dengan aman tanpa menimbulkan gangguan,” tegas Djubaedi.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan segera melaporkan jika menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *